Gerakan Koperasi Indonesia Mendapat Perhatian Presiden Prabowo
Koperasi((MI/Seno))

KETUA Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Bambang Haryadi mengungkapkan bahwa setelah hampir tiga dekade, Gerakan Koperasi Indonesia baru mendapatkan perhatian khusus pada masa kepemimpinan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto.

“Setelah sekian lama atau hampir tiga dekade, Gerakan Koperasi Indonesia tidak mendapat perhatian yang sepadan, sesuai dengan Mandat Undang-Undang Dasar, Pasal 33, Ayat 1. Baru dalam pemerintahan Bapak Presiden, Gerakan Koperasi Indonesia mendapat perhatian dan menjadi program prioritas pemerintah. Hari Koperasi Nasional ke-79 ini menjadi momentum bangkitnya gerakan koperasi di Indonesia,” ucap dia pada acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7).

Bambang meyakini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, koperasi akan menjadi salah satu pilar utama penggerak rakyat Indonesia. Pasalnya, sambung dia, stigma koperasi selama ini dinilai sebagai alat ekonomi kuno dan kecil, sangat tidak relevan dan hal tersebut merupakan salah besar. Ia mencontohkan, klub-klub sepakbola besar di Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Munich, bahkan dikelola dengan sistem koperasi.

“Bahkan juga salah satu bank terbesar di Belanda bernama Rabobank dimiliki oleh koperasi. Kami yakin koperasi akan bangkit kembali di era kepemimpinan Bapak. Keberpihakan Bapak Presiden kepada gerakan koperasi bukan hanya slogan semata, itu terbukti nyata dengan bentuknya Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih,” terangnya.

Ia juga memandang bahwa perjuangan Presiden Prabowo terhadap gerakan koperasi telah dimulai sejak lama, bahkan sebelum Presiden Prabowo menjabat sebagai Presiden.

“Kakek dan Ayahanda Bapak Presiden adalah juga tokoh Koperasi. Dan terakhir atas dedikasi dan perjuangan Bapak terhadap gerakan koperasi dari dulu hingga sekarang, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami yakin Gerakan Koperasi Indonesia semakin berdaya dan Indonesia berjaya,” pungkasnya. (Fal/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *