
JUMLAH korban meninggal dunia akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela dilaporkan terus bertambah. Hingga saat ini, otoritas setempat mencatat sebanyak 4.118 orang dinyatakan tewas akibat gempa Venezuela tersebut.
Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengonfirmasi angka terbaru tersebut melalui pernyataan resmi. Selain korban jiwa, ribuan warga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
“Jumlah korban tewas mencapai 4.118, dengan total 16.740 korban luka,” ujar Rodriguez melalui saluran Telegram resminya, Sabtu (11/7).
Kronologi Gempa Kembar
Bencana ini bermula pada Rabu, 24 Juni, ketika dua gempa bumi kuat mengguncang wilayah pesisir utara Amerika Selatan tersebut dalam waktu yang hampir bersamaan.
Berdasarkan data teknis, guncangan pertama memiliki magnitudo 7,2 yang terjadi pada pukul 18.04 waktu setempat (11.04 WIB). Hanya berselang 39 detik kemudian, gempa bumi utama dengan kekuatan lebih besar, yakni magnitudo 7,5, kembali menghentak wilayah yang sama.
Hingga berita ini diturunkan, upaya penanganan pascabencana dan pendataan korban masih terus dilakukan oleh pemerintah Venezuela di tengah kerusakan infrastruktur yang masif akibat guncangan hebat tersebut. (Ant/Sputnik/H-3)
