Rayakan Ulang Tahun AS ke-250, Donald Trump Siapkan Rapat Umum dan Pesta Kembang Api Raksasa
Perayaan Hari Jadi ke-250 Amerika Serikat(White House)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menuju National Mall di Washington DC, Sabtu (4/7) waktu setempat, untuk memimpin acara yang ia sebut sebagai “rapat umum spektakuler” dalam rangka merayakan hari jadi ke-250 Amerika Serikat.

Acara yang diorganisasi kemitraan pemerintah-swasta yang didukung Gedung Putih ini akan menampilkan parade kedirgantaraan dari ratusan pesawat militer. Selain itu, penyelenggara juga menargetkan pertunjukan kembang api kali ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah demi memecahkan Guinness World Record.

Pihak panitia menyatakan bahwa atraksi pesawat militer akan berlangsung setiap jam hingga matahari terbenam, termasuk kemunculan pesawat baru Air Force One milik presiden. Sebanyak 850.000 kembang api akan diluncurkan dari 10 titik di penjuru kota selama 40 menit, durasi yang jauh lebih lama dari biasanya.

Kendati demikian, ambisi besar ini menghadapi tantangan berat dari faktor alam. Cuaca panas ekstrem yang mencapai 38 derajat Celsius, kelembapan tinggi, serta potensi badai petir di malam hari dikhawatirkan akan memengaruhi jumlah penonton yang hadir. Bahkan, beberapa agenda acara yang dijadwalkan pada pagi hari terpaksa dibatalkan akibat suhu udara yang terlalu menyengat.

Namun, Trump menegaskan dirinya tetap siap tampil. Saat berbicara di North Dakota awal pekan ini, Trump berjanji akan menyampaikan pidato yang sangat panjang pada perayaan Empat Juli tersebut “untuk menunjukkan bahwa saya bisa melakukan apa saja.”

Selain faktor cuaca, dokumen internal National Park Service yang bocor ke media juga memperingatkan bahwa jutaan kembang api tersebut berpotensi menyebabkan tingkat polusi udara yang “sangat tidak sehat” di pusat kota Washington DC.

Di sisi lain, perayaan bertajuk Salute to America 250 ini tidak lepas dari pusaran kontroversi politik. Kelompok penyelenggara bentukan Gedung Putih, Freedom250, dituding oleh kelompok oposisi telah mengambil alih peran komisi lintas partai, America250, yang dibentuk Kongres satu dekade lalu. Trump pun dituduh sengaja membajak hari jadi negara demi kepentingan politiknya.

“Presiden Trump tidak bisa menahan diri untuk tidak mencoba membuat ulang tahun ke-250 Amerika menjadi tentang dirinya sendiri,” kritik Senator Demokrat dari California, Alex Padilla, dalam sebuah sidang pada 24 Juni.

Menanggapi tuduhan tersebut, pihak Freedom250 langsung membantahnya dan menyebut kritik itu sebagai “fitnah partisan” dari para politisi yang hanya ingin mencari keuntungan politik.

Sementara itu, kemeriahan ulang tahun ke-250 AS juga berlangsung di kota-kota lain. New York akan menjatuhkan bola ikonik di Times Square sebanyak delapan kali sesuai zona waktu AS, sedangkan Philadelphia menggelar konser besar yang dimeriahkan oleh Christina Aguilera dan Meek Mill. (BBC/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *