Novak Djokovic Singkirkan Tsitsipas Tiga Set Langsung di Wimbledon
Petenis Serbia, Novak Djokovic(ANGELA WEISS / AFP)

BINTANG tenis asal Serbia, Novak Djokovic, menunjukkan kelasnya dengan meningkatkan level permainan secara impresif pada babak kedua turnamen Grand Slam Wimbledon di All England Club, London, Kamis (2/7) WIB. Pemilik tujuh gelar juara Wimbledon ini sukses menyudahi perlawanan Stefanos Tsitsipas lewat kemenangan straight set 6-3, 6-4, dan 6-2.

Kemenangan meyakinkan ini menjadi pembuktian tersendiri bagi Djokovic setelah sebelumnya sempat dipaksa memeras keringat dalam laga pembuka empat set melawan Wu Yibing. Menghadapi Tsitsipas, Djokovic tidak hanya berhasil menggagalkan perlawanan petenis Yunani tersebut dalam pertemuan perdana mereka di lapangan rumput, tetapi juga mempertegas dominasi rekor pertemuan (head-to-head) mereka menjadi 13-2.

“Anda merasa sangat bahagia, puas, dan gembira di lapangan saat bermain seperti ini begitu Anda mendapatkan momentum,” kata Djokovic seusai pertandingan seperti dikutip dari ATP.

Sepanjang laga, Djokovic tampil nyaris tanpa cela. Petenis veteran berusia 39 tahun tersebut berhasil mematahkan servis Tsitsipas dengan luar biasa dan membukukan tiga winner krusial dalam gim pamungkas, sebelum menyudahi laga dalam waktu tempo satu jam 38 menit. Hasil positif ini sekaligus membawa Djokovic melaju ke babak ketiga Grand Slam lapangan rumput tersebut untuk ke-20 kalinya.

“Gim saat saya unggul 5-2 adalah salah satu gim pengembalian terbaik yang pernah saya mainkan dalam beberapa waktu terakhir,” ujar Djokovic. “Saya hanya fokus pada pukulan saya. Saya sedikit lebih rileks, sedikit kurang tegang di kepala saya,” tambahnya.

Sebaliknya bagi Tsitsipas, performa kali ini memperpanjang tren negatifnya. Akibat cedera kambuhan dan penurunan performa yang tidak konsisten dalam beberapa musim terakhir, petenis asal Yunani tersebut harus melorot ke peringkat 87 dunia saat mendarat di Wimbledon. Kondisi ini sangat kontras dengan masa keemasannya saat sempat menembus final Grand Slam, bahkan sempat unggul dua set atas Djokovic di final Roland Garros 2021.

Kendati kalah kelas, Tsitsipas tetap sempat mencuri perhatian lewat beberapa aksi brilian di lapangan. Pada gim kedua set kedua, ia melepaskan pukulan forehand winner menakjubkan yang melewati net dan membuat Djokovic mati langkah.

Namun, kedigdayaan mental Djokovic langsung berbicara. Petenis unggulan ketujuh itu merespons instan dengan dua servis tak terbendung serta dua ace berturut-turut untuk keluar dari tekanan. Ketenangan dan keunggulan pengalaman Djokovic ini berulang kali menjadi pembeda utama di Centre Court guna memadamkan momentum bangkit sang lawan.

Aksi memukau Djokovic bahkan sempat membuat penonton berdiri memberikan aplaus ketika ia sukses memblok dua pukulan keras Tsitsipas untuk mematahkan servis lawan, sekaligus merebut keunggulan 5-4 pada set kedua. Secara statistik, Djokovic tampil sangat efisien dengan membukukan 33 winner dan hanya melakukan tujuh unforced error, tanpa sekalipun kehilangan gim servisnya.

Pada babak ketiga, Djokovic sudah ditunggu oleh petenis asal Prancis, Arthur Rinderknech, yang melaju ke fase selanjutnya setelah mengandaskan perlawanan petenis Amerika Serikat, Martin Damm, dengan skor 6-4, 7-6(1), dan 6-3.

(Ant/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *