Polisi Amankan 20 Pelaku Kerusuhan Saat Unjuk Rasa di Depan Grahadi
Aksi kerusuhan di depan Gedung Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6). Polisi menangkap 20 perusuh.(MI/Faishol Taselan)

POLISI menangkap 20 orang yang diduga terlibat kerusuhan saat aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6) malam. Situasi di sekitar lokasi berangsur kondusif setelah petugas mengerahkan kendaraan taktis dan mobil water cannon untuk membubarkan massa.

Aksi yang mengatasnamakan Surabaya Melawan dimulai sejak sore hari. Massa bergerak dari Monumen Kapal Selam menuju Gedung Negara Grahadi untuk menyampaikan 11 tuntutan, di antaranya menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG), membubarkan Koperasi Merah Putih, serta menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pada awal aksi, demonstrasi berlangsung tertib. Namun situasi berubah ketika sebagian massa mulai melempari Gedung Grahadi dengan batu dan bom molotov. Massa juga merusak pagar di sisi kanan gedung dengan mencabut besi pelapis pagar dan melemparkannya ke dalam kompleks Grahadi.

Petugas kepolisian beberapa kali mengimbau peserta aksi agar membubarkan diri melalui pengeras suara. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan. Massa justru terus melempar berbagai benda ke arah petugas sehingga situasi semakin tidak terkendali.

“Mereka tidak membubarkan diri. Berkali-kali diumumkan oleh petugas kepolisian dari pengeras suara, mereka tetap tidak beranjak. Mereka semakin beringas dengan melempar ke arah petugas,” demikian keterangan yang disampaikan di lokasi kejadian.

Untuk mengendalikan situasi, polisi mengerahkan dua kendaraan taktis dari dalam kompleks Gedung Grahadi, termasuk mobil water cannon yang menyemprotkan air ke arah massa.

Massa kemudian berupaya menghindari petugas dengan bergerak ke arah Jalan Yos Sudarso. Sebagian lainnya melarikan diri menuju Jalan Pemuda dan kawasan Jalan Tais Nasution saat aparat terus melakukan penyisiran.

Setelah massa membubarkan diri, petugas menyisir sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi unjuk rasa. Dari hasil penyisiran tersebut, polisi mengamankan 20 orang yang diduga terlibat dalam kerusuhan.

Seluruh orang yang diamankan langsung dibawa ke Markas Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatan mereka dalam aksi anarkistis tersebut. (E-2)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *