Peserta Jakarta International Marathon 2026 Meninggal Dunia, Pramono Janji Evaluasi Fasilitas Kesehatan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah)(MI/M Farhan Zuhri)

GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan duka cita atas meninggalnya seorang peserta dalam ajang lari internasional Jakarta International Marathon (Jakim) 2026. Pramono mengaku berjanji akan melakukan evaluasi total dan membenahi ketersediaan fasilitas serta perawatan medis pada penyelenggaraan event berikutnya.

“Mengenai Jakim, memang betul ada yang meninggal satu orang karena diduga ada serangan jantung kepada yang bersangkutan, kemudian mengalami dehidrasi. Jadi tentunya kita akan memperbaiki hal itu terutama dalam hal perawatan dan juga ketersediaan kesehatan,” ujar Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/6).

Pramono menjelaskan, dari sisi manajemen kepanitiaan, Pemprov DKI Jakarta sebenarnya telah mengerahkan sistem penanganan darurat secara maksimal (all out). Jumlah unit ambulans, dokter spesialis, hingga perawat yang disiagakan sepanjang rute diklaim telah melampaui standar operasional prosedur (SOP) acara lari maraton yang pernah digelar sebelumnya.

Meski demikian, Pramono menyayangkan adanya faktor kedaruratan medis yang tidak terduga di lapangan hingga merenggut nyawa peserta. “Tetapi sebenarnya dibandingkan dengan acara-acara lari yang pernah ditangani oleh Pemerintah DKI Jakarta, kemarin itu secara all out untuk ambulans, kemudian dokter, perawat, dan sebagainya sudah sangat-sangat cukup. Ya tapi ini namanya juga kejadian ya,” jelasnya.

Di sisi lain, Pramono memaparkan bahwa gelaran marathon internasional tersebut berhasil mencatatkan kesuksesan besar dari sektor perputaran roda ekonomi daerah. Event sport tourism berskala global ini diklaim mampu mendatangkan keuntungan berlipat bagi sektor perhotelan, UMKM, hingga transportasi di wilayah ibu kota.

“Tetapi yang tidak kalah pentingnya, kami ingin menyampaikan Jakim kemarin multiplier effect ekonominya lebih dari Rp255 miliar, lebih dari itu. Dan itu secara signifikan memberikan dampak ekonomi,” urai Pramono. (Faj/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *