Spanyol vs Arab Saudi: De la Fuente Janjikan Kebangkitan La Roja
Timnas Spanyol(AFP)

PELATIH tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, menjanjikan kebangkitan skuad La Roja saat menghadapi Arab Saudi pada pertandingan lanjutan Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Minggu (21/6).

Hasil imbang tanpa gol yang mengejutkan saat menghadapi tim debutan Tanjung Verde pada laga perdana memicu gelombang kritik tajam dari publik dan media Spanyol, namun De la Fuente optimistis anak asuhnya akan segera mencapai level tertinggi.

Publik gencar mempertanyakan keputusan taktis De la Fuente, mulai dari pemilihan Gavi dan Ferran Torres sebagai pemain sayap hingga keterlambatan melakukan pergantian pemain yang baru terjadi pada menit ke-71. Rodri, yang berstatus sebagai pemenang Ballon d’Or dan pilar Manchester City, tak luput dari sasaran kritik karena dinilai memperlambat tempo permainan tim.

Merespons tekanan tersebut, De la Fuente pasang badan dan menyebut gelombang kritik kepada sang kapten sebagai tindakan yang keterlaluan. Ia menegaskan perlakuan publik tidak adil karena sang gelandang merupakan sosok krusial bagi timnya. “Rodri adalah pemain terbaik di dunia. Bahkan dalam kondisi 50%, dia lebih baik daripada sebagian besar gelandang lain di dunia,” tegas De la Fuente dikutip dari ESPN.

Sorotan publik juga tertuju pada penyerang muda Lamine Yamal yang baru merumput pada menit ke-71 setelah pulih dari cedera otot. Selain Yamal, kebugaran pilar lain seperti Nico Williams, Mikel Merino, dan Victor Munoz, yang baru saja merampungkan kepindahannya ke Liverpool, turut memicu keraguan publik.

Namun, De la Fuente meminta semua pihak untuk tidak panik dan menjamin bahwa performa anak asuhnya akan melonjak di laga kedua demi mengamankan poin penuh. “Kita tak perlu khawatir,” katanya. “Mereka akan tiba di momen yang kami butuhkan. Pada hari Minggu, mereka akan mendapatkan lebih banyak menit bermain,” imbuhnya.

Mengenai peluang Yamal turun sebagai starter melawan Arab Saudi, De la Fuente masih enggan membuka kartu dan memilih melihat situasi taktis di lapangan. “Kami akan mengevaluasinya. Apakah yang terbaik bagi kami adalah dia tampil sejak awal, atau memanfaatkan kelelahan lawan di menit-menit akhi,” sebutnya.

Pertarungan sengit di Atlanta nanti menjadi sangat krusial bagi misi kebangkitan Spanyol mengingat peta persaingan di Grup H kini sama kuat, dengan seluruh tim mengoleksi satu poin. Arab Saudi saat ini menempati peringkat kedua, tepat di atas Spanyol yang menguntit di posisi ketiga dengan raihan poin yang sama. (Ndf/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *