Pasar Properti Bergeser ke Generasi Muda, Perusahaan Perkuat Ekosistem Digital
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dan CEO 99 Group Darius Cheung menghadiri penandatanganan kerja sama.(Antara)

Generasi Z dan milenial kini menjadi kelompok yang paling aktif dalam mencari hunian di Indonesia. Perubahan perilaku tersebut mendorong berkembangnya berbagai layanan properti berbasis digital yang mengintegrasikan proses pencarian rumah hingga pembiayaan dalam satu ekosistem yang lebih praktis dan mudah diakses.

Berdasarkan data yang dipaparkan PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, sebanyak 63,5% pencarian properti saat ini berasal dari kelompok usia 18 hingga 44 tahun. Dengan jumlah mencapai sekitar 140,3 juta jiwa atau hampir 49,3% dari total populasi Indonesia, generasi muda dinilai menjadi penggerak utama permintaan hunian nasional.

Merespons tren tersebut, BTN menjalin kolaborasi dengan PT Web Marketing Indonesia (Rumah123) untuk menghadirkan layanan properti yang lebih terintegrasi. Kerja sama ini memungkinkan masyarakat mengakses layanan pencarian rumah sekaligus memperoleh informasi dan pendampingan terkait pembiayaan kepemilikan rumah secara digital.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi salah satu alasan utama pengembangan ekosistem digital tersebut.

“Data menunjukkan bahwa 63,5% pencarian hunian berasal dari kelompok Gen Z dan Milenial usia 18-44 tahun. Mereka kini menjadi motor utama permintaan properti di Indonesia, dengan total populasi mencapai 140,3 juta jiwa atau hampir 49,3% dari total penduduk Indonesia,” kata Nixon.

Melalui kolaborasi tersebut, pengguna Rumah123 dapat memanfaatkan fitur pengecekan kesiapan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) serta memperoleh pendampingan dalam proses pengajuan pembiayaan. Di sisi lain, nasabah BTN juga dapat mengakses jutaan listing properti melalui aplikasi Bale by BTN, termasuk berbagai pilihan hunian dan aset lelang.

Menurut Nixon, langkah ini merupakan bagian dari strategi transformasi layanan yang tidak lagi hanya berfokus pada penyediaan kredit perumahan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih menyeluruh bagi calon pembeli rumah.

“Faktanya, saat ini debitur KPR BTN telah didominasi oleh Gen Z dan Milenial dengan porsi mencapai 95,3 persen. Ini menjadi bukti kuat bahwa masa depan industri pembiayaan perumahan adalah masa depan yang digital,” ujarnya.

Sementara itu, perusahaan induk Rumah123, 99 Group, mencatat platform tersebut saat ini melayani lebih dari 10 juta pencari properti aktif setiap bulan. Besarnya jumlah pengguna menunjukkan semakin tingginya ketergantungan masyarakat terhadap platform digital dalam mencari dan memilih hunian.

CEO 99 Group, Darius Cheung, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah.

“Semakin lengkap ekosistem yang kami bangun bersama mitra seperti BTN, semakin banyak orang yang bisa mewujudkan hunian impiannya,” kata Darius.

Pengembangan ekosistem digital tersebut diharapkan dapat mempercepat proses kepemilikan rumah sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat, terutama generasi muda yang kini mendominasi pasar properti nasional. (Ant/E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *