
LANGKAH mengejutkan diambil oleh Microsoft dan Activision. Dua judul legendaris dari waralaba Call of Duty, yakni Black Ops (2010) dan Black Ops 2 (2012), dipastikan akan segera menyambangi konsol PlayStation modern pada Juli 2026. Namun, pengumuman ini justru memicu gelombang protes dari komunitas setia Xbox dan PC.
Treyarch, pengembang di bawah naungan Xbox, mengonfirmasi bahwa proses porting ke platform Sony ini akan ditangani oleh Iron Galaxy Studios. Langkah ini bertujuan memberikan akses asli (native) bagi pengguna PS4 dan PS5 yang selama ini hanya bisa memainkan kedua judul tersebut melalui layanan streaming PlayStation Plus Premium karena masalah kompatibilitas konsol.
Dilema Komunitas: PlayStation Dapat Port Baru, Xbox Terjebak Masa Lalu
Meskipun berita ini disambut baik oleh pengguna PlayStation, para pemain di ekosistem Xbox merasa dianaktirikan. Sebagaimana diketahui, Black Ops dan Black Ops 2 memang sudah bisa dimainkan di Xbox Series X|S melalui program Backward Compatibility sejak 2016. Namun, versi tersebut masih berjalan pada resolusi dasar 720p tanpa adanya peningkatan visual yang signifikan.
Berikut adalah perbandingan situasi antara platform berdasarkan data yang tersedia:
| Fitur / Platform | PlayStation (Port Baru) | Xbox (Backward Compatibility) |
|---|---|---|
| Status Akses | Native Port (Juli 2026) | Emulasi Xbox 360 |
| Resolusi | Diprediksi Modern/HD | Terkunci di 720p |
| Ketersediaan Game Pass | N/A | Belum Tersedia |
| Masalah Keamanan | Belum Diketahui | Banyak Peretas (Hackers) |
Pemain Xbox mengeluhkan bahwa setelah hampir tiga tahun akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft, game-game klasik ini belum juga masuk ke layanan Game Pass, sementara DLC masih dijual dengan harga penuh di tengah kondisi server yang dipenuhi peretas.
Harapan untuk Pembaruan Lintas Platform
Frustrasi pemain PC dan Xbox berakar pada absennya komitmen dari Microsoft untuk memberikan pembaruan teknis yang setara dengan versi PlayStation yang baru diumumkan. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai perbaikan bug, pembersihan server dari cheater, atau peningkatan resolusi untuk versi Xbox dan PC.
Secara strategis, langkah ini menunjukkan upaya Microsoft untuk memenuhi komitmen multi-platform mereka pasca-akuisisi. Namun, mengabaikan kualitas pengalaman di platform sendiri berisiko merusak loyalitas basis penggemar inti. Idealnya, peluncuran port PlayStation ini dibarengi dengan patch besar untuk versi Xbox dan PC guna memastikan kesetaraan kualitas bagi seluruh pemain Call of Duty.
Pro & Cons Porting Call of Duty ke PlayStation:
- Pros: Memperluas jangkauan pemain, memberikan akses native tanpa lag streaming bagi pengguna PS5, potensi perbaikan infrastruktur server secara umum.
- Cons: Menimbulkan kecemburuan komunitas Xbox, masalah teknis pada versi lama (720p) belum teratasi, ketidakjelasan mengenai transfer progres (save data) dari versi PS3 lama.
Informasi lebih lanjut mengenai harga dan detail teknis porting ini diharapkan akan diumumkan menjelang peluncurannya pada bulan Juli mendatang. (Z-10)
