
TIM nasional Austria sukses menandai kembalinya mereka ke panggung tertinggi sepak bola dunia dengan hasil positif. Bertanding dalam laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 pada Rabu (17/6), skuad asuhan Ralf Rangnick tersebut berhasil menundukkan perlawanan sengit Yordania dengan skor meyakinkan 3-1.
Kemenangan ini menjadi momen emosional bagi Austria yang absen selama 28 tahun dari putaran final Piala Dunia. Namun, tiga poin yang diraih di stadion yang dipenuhi suporter kedua tim tersebut tidak didapatkan dengan mudah. Yordania, yang melakoni debut bersejarah mereka di turnamen ini, memberikan perlawanan yang membuat barisan pertahanan Austria bekerja ekstra keras.
Dominasi Awal dan Respons Yordania
Austria membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui aksi impresif Romano Schmid. Memanfaatkan umpan matang dari kapten tim, Marcel Sabitzer, Schmid melepaskan tendangan jarak jauh yang menghujam gawang Yordania. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Yordania mengejutkan publik dengan gol penyeimbang pada menit ke-50. Ali Olwan mencetak gol indah lewat tembakan melengkung yang gagal diantisipasi oleh kiper Austria. Gol tersebut sempat membangkitkan asa wakil Asia tersebut untuk mencuri poin.
Peran Vital Marko Arnautovic
Titik balik kemenangan Austria terjadi saat penyerang veteran Marko Arnautovic masuk ke lapangan. Meski satu golnya sempat dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR) akibat handball Stefan Posch, kehadiran Arnautovic meningkatkan intensitas serangan Austria.
Tekanan bertubi-tubi memaksa bek Yordania, Yazan Al Arab, melakukan kesalahan fatal dengan mencetak gol bunuh diri pada menit ke-76. Kemenangan Austria akhirnya dikunci oleh Arnautovic melalui eksekusi penalti dingin pada masa injury time.
| Kategori | Austria | Yordania |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 3 | 1 |
| Pencetak Gol | R. Schmid (21′), Y. Al Arab (OG 76′), M. Arnautovic (90+P’) | Ali Olwan (50′) |
Mentalitas Pemenang dan Optimisme Yordania
Gelandang andalan Austria, Konrad Laimer, memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang rekan-rekannya. Menurutnya, kemenangan ini adalah buah dari ketangguhan mental saat menghadapi situasi sulit di lapangan.
“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Ada fase di mana kami tampil di bawah performa. Namun yang terpenting adalah mentalitas seluruh tim. Kami tidak pernah menyerah hingga akhir,” ujar Laimer sebagaimana dikutip dari CNA.
Di sisi lain, bintang Yordania Ali Olwan menolak untuk terpuruk. Meski kecewa dengan hasil akhir, ia yakin The Chivalrous masih memiliki peluang besar untuk melaju ke fase gugur dalam dua laga tersisa di Grup J.
“Kami tidak pantas kalah dalam penampilan pertama kami di Piala Dunia ini. Berdasarkan yang saya lihat hari ini, kami mampu lolos,” tegas Olwan dengan penuh keyakinan.
Dengan hasil ini, Austria sementara memimpin persaingan di Grup J, sementara Yordania harus segera bangkit untuk menjaga asa mereka dalam partisipasi bersejarah di Piala Dunia 2026. (I-2)
