
Harga emas dunia kembali melonjak setelah kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Harga emas naik 2% pada Senin (15/6) setelah para pejabat AS dan Iran mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik mereka.
Harga emas spot naik 2% menjadi US$4.304,11 per troy ons yang mencapai level tertinggi sejak 9 Juni. Sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus naik 2% menjadi US$4.325,20.
“Perjanjian damai antara AS dan Iran serta pembukaan selat Hormuz membuat harga emas kembali berkilau, diperkirakan bulan ini akan menuju US$4.875 per troy ons,” kata pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya, Senin (15/6).
Sementara itu, harga emas Antam hari ini, Senin 15 Juni 2026, mencatatkan kenaikan signifikan. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas hari ini melonjak sebesar Rp18.000 per gram.
Saat ini, harga emas Antam berada di level Rp2.729.000 per gram, naik dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp2.711.000 per gram. Kenaikan ini juga diikuti oleh harga beli kembali atau buyback yang kini mencapai Rp2.500.000 per gram.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan pada hari Minggu waktu setempat bahwa kesepakatan damai dengan Iran kini telah “selesai”. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz telah dibuka kembali dan Amerika Serikat akan mengangkat blokade maritimnya.
Pengumuman ini disampaikan tidak lama setelah Pakistan, yang bertindak sebagai mediator, menyatakan kedua belah pihak yang bertikai telah mencapai titik temu.
“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat untuk semuanya!,” kata Trump melalui jejaring media sosial miliknya, Truth Social.
“Dengan ini saya memberikan wewenang penuh untuk pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya, dan, secara bersamaan dengan ini, memberikan wewenang untuk segera menghapus blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal di Dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!” tambah Trump. (E-3)
