Suhu Lebih Hangat, Hujan Ringan Guyur Pantura Timur Jawa Tengah Hingga Jumat (12/6) Dini Hari
Gunung Muria mulai diselimuti awan tebal Kamis (11/6) sore, hujan ringan berpeluang mengguyur sejumlah daerah di lereng gunung tersebut.(MI/Akhmad Safuan)

HUJAN ringan berpeluang mengguyur sejumlah daerah di Pantura bagian timur Jawa Tengah hingga Jumat (12/6) pagi, gelombang tinggi di perairan selatan mencapai 4 meter hingga berisiko terhadap aktivitas pelayaran. 

Di tengah musim kemarau yang terjadi di Jawa Tengah, hujan ringan masih berpeluang mengguyur sejumlah daerah di Pantura bagian timur pada Kamis (11/6) malam hingga Jumat (12/6) pagi, hal bibib menjadikan suhu terasa lebih hangat setelahnya pada siangnya cyaca cerah berawan. 

Gelombang di perairan selatan Jawa Tengah dari mulai Cilacap hingga Purworejo  kembali meningkat dari sebelum tahun 1,25-2,5 meter menjadi 2,5-4 meter berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan penumpang, terutama saat kecepatan angin di atas 15 knot. 

“Masih berpeluang hujan ringan pada malam hingga dini hari di sejumlah daerah di Pantura bagian timur Jawa Tengah,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Semarang Rany Puspita Kamis (11/6) petang. 

Menurut Rany Puspita daerah di Pantura Jawa Tengah berpeluang diguyur hujan ringan hingga dini hari yakni Blora, Rembang, Pati, Kudus, dan Jepara membuat suhu udara terasa lebih hangat dibandingkan sebelumnya, sedangkan daerah lainnya cusca masih tetap sama seperti terjadi pada pagi hingga malam yakni cerah dan berawan.

Selain cyaca cwrsh berawan dan hujan ringan tersebut, ungkap Rany Puspita, angin bertiup dari arah timur laut ke barat daya dengan kecepatan 3-20 kilometer per jam, suhu udara berkisar 14-30 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 75-95 persen. 

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Lessy Andari mengatakan meskuohn ketinggian gelombang di perairan utara masih tetap sama seperti sebelumnya 0,5-1, 25 meter, namun ketinggian gelombang di perairan selatan Jawa Tengah melonjak menjadi 2,5-4 meter. 

“Warga beraktivitas di perairan selatan diminta waspada, berisiko terutama saat kecepatan angin di atas 15 knot,” ujarnya. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *