
PAUS Leo XIV menyampaikan pesan pertamanya kepada umat Katolik pada Rabu usai menjalani operasi pengangkatan kanker paru-paru di Roma. Pemimpin Gereja Katolik Dunia tersebut mengucapkan terima kasih atas dukungan doa yang terus mengalir dari seluruh dunia selama masa perawatannya.
Pesan tersebut disampaikan Paus Leo XIV secara tertulis kepada para peserta simposium memperingati 10 tahun Amoris laetitia, sebuah dokumen karangan pendahulunya, Paus Fransiskus, yang membahas kerja gereja bersama pasangan dan keluarga.
“Seperti yang Anda ketahui, saya tidak dapat berada di antara Anda selama hari-hari ini,” tulis Paus Leo XIV dalam pernyataannya.
“Saya mengucapkan terima kasih yang hangat atas doa-doa Anda dan atas kerja sama yang telah Anda lakukan bersama. Berbagi pengalaman dan mendengarkan dengan penuh perhatian sungguh merupakan anugerah bagi seluruh Gereja. Saya memohon kepada Anda untuk mendoakan saya, sebagaimana saya mendoakan Anda,” lanjutnya.
Paus Leo XIV terdiagnosa mengidap pulmonary adenocarcinoma, salah satu jenis kanker paru-paru yang umum terjadi. Diagnosis tersebut dipastikan saat tim medis melakukan tindakan operasi selama 90 menit di Roma untuk mengangkat lobus bagian bawah dari salah satu paru-parunya.
Pemulihan Berjalan Sesuai Harapan
Tim medis yang menangani Sang Paus, Dr. Luigi Carbone dan Profesor Stefano Margaritora, mengonfirmasi bahwa proses pemulihan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Paus Leo XIV dilaporkan sudah dapat berjalan-jalan di sekitar ruang perawatannya di rumah sakit.
Juru bicara Vatikan menyampaikan bahwa pada hari Rabu, Paus Leo XIV juga telah memimpin misa bersama para imam lainnya di sebuah ruangan khusus yang disiapkan di lantai perawatannya.
Sebelumnya, Paus Leo XIV mengumumkan rencana operasinya secara langsung saat menyampaikan pidato di hadapan umat di Lapangan Santo Petrus akhir pekan lalu. Ia menjelaskan bahwa benjolan (growth) pada paru-parunya berhasil ditemukan pada stadium awal.
Paus Leo XIV diketahui bukan seorang perokok dan selalu menerapkan gaya hidup sehat. Meski demikian, riwayat penyakit kanker tercatat berada dalam keluarga intinya. Kakak laki-lakinya, Louis Prevost, saat ini sedang menjalani perawatan kanker, sementara kedua orang tua mereka meninggal dunia akibat penyakit tersebut pada dekade 1990-an.
Menyusul tindakan medis ini, Paus Leo XIV telah membatalkan seluruh agenda kemunculan publiknya hingga 20 Oktober. Kendati demikian, ia dijadwalkan bakal melakukan kunjungan perjalanan jauh ke Amerika Selatan pada bulan depan. (CNN/Z-2)
