Iran Tegaskan Serangan Drone Terbaru Respons Pelanggaran Gencatan Senjata oleh Israel
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi( ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz)

KEDUTAAN Besar Republik Islam Iran di Indonesia menyatakan bahwa tindakan militer terbaru Iran merupakan respons atas pelanggaran berulang terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak 8 April 2026, serta berlanjutnya aksi yang disebut sebagai agresi Israel terhadap Libanon dan Iran.

Dalam pernyataan resminya, Senin (8/6) Kedutaan Besar Iran menuduh Israel terus melakukan tindakan militer yang dinilai melanggar gencatan senjata, termasuk melalui kerja sama dengan Amerika Serikat dalam operasi yang menyasar kepentingan Iran.

Menurut pernyataan tersebut, selama dua pekan terakhir Israel dan Amerika Serikat disebut terlibat dalam serangan terhadap kapal-kapal dan sejumlah target Iran di wilayah selatan negara itu. Iran juga menuding kedua negara terlibat dalam tindakan yang mereka sebut sebagai perompakan maritim terhadap bangsa Iran.

Menanggapi situasi tersebut, Iran menyatakan telah mengambil langkah militer berdasarkan hak membela diri yang dijamin hukum internasional.

Kedutaan Besar Iran menjelaskan bahwa pada Minggu (7/6) malam, Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran militer di wilayah utara Palestina yang diduduki.

Menurut pernyataan itu, tindakan tersebut dilakukan dalam pelaksanaan hak inheren untuk membela diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Iran juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan keamanan nasional dan kepentingan negara di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

“Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, sembari menegaskan tekad kuat bangsa Iran untuk mempertahankan keamanan dan kepentingan nasionalnya secara tegas di mana pun diperlukan, mengingatkan bahwa gencatan senjata di Libanon merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan gencatan senjata tanggal 8 April 2026,” demikian pernyataan resmi Kedubes Republik Iran di Indonesia, Senin (8/6).

Dalam pernyataan yang sama, Iran menyebut Amerika Serikat memiliki tanggung jawab langsung atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel.

“Oleh karena itu, Pemerintah Amerika Serikat memikul tanggung jawab langsung atas berbagai pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh rezim Zionis beserta segala konsekuensi yang timbul darinya, termasuk setiap eskalasi ketegangan di kawasan,” tambahnya.

Iran juga memperingatkan bahwa setiap tindakan militer baru yang ditujukan kepada Libanon maupun wilayah Iran akan mendapat respons dari angkatan bersenjatanya.

“Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menegaskan bahwa setiap tindakan provokatif dan petualangan agresif yang dilakukan oleh rezim Zionis terhadap Libanon maupun Republik Islam Iran akan dihadapi dengan respons yang tegas, menyeluruh, dan menghancurkan dari Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran,” tutup pernyataan tersebut. (H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *