
Aktris Raline Shah dan Acha Septriasa kembali dipertemukan dalam satu proyek film setelah 12 tahun tidak beradu akting bersama. Keduanya reuni lewat film Suamiku Lukaku, yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kesehatan mental di lingkungan keluarga.
Bagi Raline, kembali bekerja bersama Acha menjadi pengalaman yang terasa hangat karena chemistry dan persahabatan mereka tetap terjalin meski sudah lama tidak berada dalam proyek yang sama.
“Syuting bareng Acha setelah 12 tahun sangat menyenangkan. Dia sangat passionate soal akting, mendalami karakter, ekspresif, dan dinamis. Jadi proses berkarya bersama terasa natural karena memang persahabatan kami cukup kuat. Walaupun sudah 12 tahun, rasanya seperti baru kemarin bertemu,” ujar Raline, saat ditemui di kawasan Kedoya, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Sementara itu, Acha mengungkapkan terakhir kali dirinya bekerja sama dengan Raline terjadi pada 2013. Meski jarang bertemu, komunikasi di antara keduanya tetap terjaga dan saling mendukung perjalanan karier masing-masing.
“Setiap lihat dia melakukan sesuatu yang hebat, aku selalu bangga dan kasih apresiasi. Buat aku, Raline itu salah satu teman baik yang sangat sukses,” kata Acha.
Acha juga menilai Raline sebagai sosok yang mudah membangun hubungan dengan orang lain dan selalu terbuka pada lingkungan baru. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu hal yang ia pelajari dari sang sahabat.
Di film Suamiku Lukaku, Raline memerankan Zahra, seorang pengacara yang menjalankan lembaga bantuan hukum (LBH) untuk membantu perempuan korban kekerasan rumah tangga. Ia menyebut karakter tersebut membawa pesan harapan bagi perempuan yang berada dalam hubungan toxic maupun abusive.
“Film ini merepresentasikan harapan untuk perempuan-perempuan yang ingin keluar dari toxic atau abusive relationship. Ada jalan dan ada hukum yang bisa menjadi tempat bersandar ketika menghadapi situasi seperti ini,” tutur Raline.
Senada, Acha mengatakan film tersebut mengangkat kesadaran soal dampak kekerasan rumah tangga terhadap keluarga, terutama anak-anak. Menurutnya, kekerasan fisik dalam rumah tangga tidak bisa ditoleransi karena dapat menciptakan trauma berkepanjangan.
“Film ini juga mengajak penonton memahami red flags dan gejala mental health yang muncul akibat kekerasan,” ujar Acha.
Film Suamiku Lukaku dijadwalkan tayang di bioskop mulai Rabu 27 Mei 2026.
