
MINAT wisata keluarga yang bernuansa edukasi di kalangan masyarakat Indonesia begitu tinggi. Pasalnya, wisata jenis ini menggabungkan unsur rekreasi dan pembelajaran secara langsung.
Melalui kegiatan rekreasi yang memadukan rekreasi dan pembelajaran, memungkinkan keluarga menikmati liburan sambil praktik langsung guna menambah wawasan dan keterampilan baru.
Ini misalnya terlihat dari wisata periode libur panjang (long weekend) Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun ini. Salah satu destinasi wisata keluarga yang kini tengah populer di Jalan Raya Puncak, Bogor, yakni Dairyland Farm Theme Park Puncak, mengalami lonjakan kunjungan luar biasa.
Sejak Kamis (14/5) hingga Minggu (17/5) antusiasme masyarakat sangat tinggi, sekitar ribuan wisatawan memadati area wisata edukasi seluas sekitar 6,5 hektare tersebut. Business Unit Manager (Wisata) Dairyland Karina Rianti mengungkapkan momentum libur panjang itu dimanfaatkan Dairyland untuk meluncurkan fasilitas terbaru demi meningkatkan kenyamanan dan keseruan pengalaman para pengunjung.
“Saat ini kami sedang me-launching The Farmer’s Animal Presentation Show, salah satu fasilitas terbaru kami agar pengunjung gembira. Ini sesuai dengan moto dan tema kami, Joyful Place for Everyone,” ungkap Karina, Minggu (17/5).
Ia menyatakan kesuksesan long weekend tersebut juga menjadi upaya bagi Dairyland dalam menyambut periode liburan sekolah yang bakal tiba pada Juni mendatang.
Karina menjelaskan pihak manajemen menyiapkan berbagai strategi matang agar Dairyland Puncak menjadi tujuan utama berlibur bagi anak-anak dan keluarga pada musim liburan sekolah nanti.
Menurut dia, salah satu keunikan Dairyland yang paling diminati adalah keberadaan satwa-satwa eksotis yang didatangkan langsung dari berbagai belahan dunia sehingga pengunjung dapat berinteraksi secara langsung.
Anak-anak bisa memegang hewan ternak dengan gembira sehingga menjadi pengalaman baru dalam hidupnya melalui kunjungan ke destinasi wisata edukasi tersebut.
“Menariknya, daya tarik ini rupanya sukses memikat banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah, utamanya dari Arab Saudi,” tutur Karina.
Karina menjelaskan dengan harga tiket masuk yang amat terjangkau mulai Rp45 ribu per orang, pengunjung sudah bisa menikmati seluruh fasilitas termasuk menonton pertunjukan satwa (Animal Show) dan edukasi mengenai satwa-satwa yang ada.
Mulai 27 Mei, kata Karina, juga akan ada pementasan rutin The Farmer’s Animal Presentation Show yang baru diluncurkan tiap hari (weekday dan weekend) sepanjang musim libur sekolah.
“Adapun untuk Juni mendatang, Dairyland meluncurkan wahana permainan baru agar pengunjung merasa lebih nyaman dan betah,” katanya.
Soal ekspansi, ia menambahkan Dairyland terus melebarkan target pasar.
“Meski saat ini mayoritas pengunjung dari area Jabodetabek, kami siap menerima kedatangan wisatawan dari luar daerah, luar pulau, dan kota-kota terdekat seperti Bandung dan sekitarnya,” tegasnya.
Kini, Dairyland juga memperluas serta mengembangkan jaringan wisatanya pada berbagai wilayah di Indonesia.
“Saat ini kami memiliki 10 cabang. Di Puncak sendiri ada 5 cabang, dan sisanya tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga paling jauh berada di Gowa, Sulawesi Selatan. Bagi wisatawan yang ingin oleh-oleh wajib kami dan hanya dijual di Dairyland, kami ada moomooroll,” tutupnya. (H-2)
