
Posisi Liverpool di zona Liga Champions musim depan mulai goyah setelah dipermalukan Aston Villa 2-4 pada lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (16/5) dini hari. Kekalahan itu membuat the Reds melorot ke posisi kelima dan kini hanya unggul empat poin dari Bournemouth yang masih menyimpan dua laga. Situasi itu membuat pasukan Arne Slot belum aman untuk tampil di kompetisi elite Eropa musim depan. Ancaman semakin nyata jika Bournemouth mampu membuat kejutan saat menghadapi Manchester City pada tengah pekan nanti. Sementara itu, Liverpool menyisakan laga terakhir kontra Brentford.
Tekanan pun kembali mengarah kepada Slot. Musim yang awalnya diharapkan menjadi lanjutan era sukses justru berjalan mengecewakan. The Reds gagal menjaga konsistensi dan kini harus berjibaku demi mengamankan tiket Liga Champions.
“Ini bukan soal saya, tapi soal kami yang kecewa dengan hasil ini. Fokus kami sekarang adalah laga melawan Brentford dan memastikan kami mendapat dukungan fans lewat penampilan yang agresif,” kata Slot.
“Kami ingin memastikan tiket Liga Champions dan itu yang harus kami perjuangkan,” lanjut pelatih asal Belanda tersebut.
Liverpool sebenarnya sempat memberi perlawanan. Namun badai cedera kembali mengganggu mereka. Alisson Becker, Alexander Isak, dan Hugo Ekitike absen, sementara Mohamed Salah dan Florian Wirtz hanya cukup fit untuk tampil dari bangku cadangan.
Villa memanfaatkan kondisi itu dengan permainan agresif sejak awal. Unai Emery menurunkan skuad utama meski timnya akan menghadapi final Liga Europa melawan Freiburg pekan depan. Keputusan tersebut berbuah manis.
Gol pembuka Villa lahir lewat skema sepak pojok pendek yang diselesaikan Morgan Rogers menjelang turun minum. Liverpool sempat bangkit di awal babak kedua ketika Virgil van Dijk menyundul bola hasil tendangan bebas Dominik Szoboszlai.
Momentum Liverpool nyaris sempurna saat Rio Ngumoha hampir membalikkan keadaan. Namun sepakannya hanya menghantam tiang.
Petaka datang tak lama kemudian. Szoboszlai terpeleset di area sendiri dan memberi ruang bagi Rogers mengirim umpan matang kepada Ollie Watkins untuk membawa Villa kembali unggul.
Villa terus menggempur. Emiliano Buendia hampir mencetak gol indah lewat sepakan melengkung yang membentur mistar. Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan gol kedua Watkins setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Giorgi Mamardashvili.
Kapten John McGinn kemudian menutup pesta Villa lewat tembakan keras ke pojok atas gawang. Van Dijk hanya mampu memperkecil ketertinggalan di masa injury time. Kemenangan itu memastikan Villa mengamankan tiket Liga Champions musim depan. (E-3)
