
PERTARUNGAN sengit akan tersaji di babak semifinal DFB Pokal saat Bayer Leverkusen menjamu raksasa Bavaria, Bayern Muenchen, Kamis (23/4) dini hari WIB. Laga ini menjadi ujian berat bagi skuat asuhan Kasper Hjulmand yang tengah mencari momentum kebangkitan setelah hasil minor di kompetisi domestik.
Bayern Muenchen dalam Formasi Monster
Vincent Kompany berhasil membawa Bayern Muenchen ke level performa yang menakutkan. Tidak hanya telah mengunci gelar juara Bundesliga musim ini, Die Roten juga datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Real Madrid dengan agregat telak 6-4 untuk melaju ke semifinal Liga Champions.
Statistik menunjukkan dominasi mutlak Bayern dalam 11 laga terakhir di Bundesliga tanpa tersentuh kekalahan (9 menang, 2 seri). Empat kemenangan beruntun terakhir mereka, termasuk kemenangan telak 5-0 atas St. Pauli dan 4-2 atas Stuttgart, menjadi sinyal bahaya bagi lini pertahanan Leverkusen.
Leverkusen Mencari Celah di Tengah Tren Negatif
Berbanding terbalik dengan sang tamu, Bayer Leverkusen justru sedang dalam kondisi goyah. Kekalahan 2-1 dari Augsburg di laga terakhir Bundesliga menunjukkan adanya celah di lini belakang yang dipimpin Edmond Tapsoba. Kasper Hjulmand harus memutar otak agar anak asuhnya tidak menjadi bulan-bulanan Harry Kane dan kolega di ajang piala domestik ini.
- Menang 4-0 vs Union Berlin
- Menang 3-2 vs Freiburg
- Menang 5-0 vs St. Pauli
- Menang 4-2 vs VfB Stuttgart
Prediksi Susunan Pemain
Kedua tim diprediksi akan menurunkan kekuatan terbaik demi mengamankan tiket ke final DFB Pokal.
| Posisi | Bayer Leverkusen (Kasper Hjulmand) | Bayern Muenchen (Vincent Kompany) |
|---|---|---|
| Kiper | Mark Flekken | Manuel Neuer |
| Belakang | Quansah, Andrich, Tapsoba, Culbreath | Stanisic, Upamecano, Jonathan Tah, Laimer |
| Tengah | Palacios, Aleix Garcia, Grimaldo | Kimmich, Pavlovic, Musiala |
| Depan | Ibrahim Maza, Nathan Tella, Kofane | Michael Olise, Luis Diaz, Harry Kane |
Laga ini diprediksi akan berjalan terbuka. Bayern Muenchen diunggulkan berkat kedalaman skuat dan tren positif mereka, namun Leverkusen memiliki motivasi ekstra untuk menyelamatkan musim mereka melalui trofi DFB Pokal.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
