
TOPAN Champi yang membawa angin kencang dan hujan lebat melanda wilayah Taiwan, mengakibatkan lebih dari 146.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik. Berdasarkan laporan media setempat pada Sabtu (24/10/2026), bencana ini juga menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan gangguan transportasi udara yang signifikan.
Hingga Jumat malam, upaya pemulihan telah berhasil mengalirkan kembali listrik ke lebih dari 122.000 rumah tangga. Namun, tim perbaikan masih terus bekerja intensif sejak Sabtu pagi, terutama di wilayah New Taipei dan bagian utara Keelung yang terdampak embusan angin kencang sepanjang malam.
| Kategori | Detail Informasi |
|---|---|
| Total Pemadaman | > 146.000 Rumah Tangga |
| Listrik Pulih | > 122.000 Rumah Tangga (Jumat Malam) |
| Korban Jiwa | 1 Orang Tewas, Puluhan Luka-luka |
| Status Wilayah | Sekolah & Kantor Ditutup (Kecuali Taitung, Penghu, Matsu) |
Pemerintah Taiwan telah mengerahkan 15 tim kerja tambahan dari lima kantor regional di wilayah tengah dan selatan untuk mempercepat pemulihan di wilayah utara. Selain kerusakan infrastruktur listrik, topan ini memaksa otoritas menutup sekolah dan kantor di hampir seluruh penjuru Taiwan, kecuali di Kabupaten Taitung serta pulau-pulau terluar seperti Penghu dan Matsu.
Kondisi Cuaca dan Peringatan Dini
Badan Cuaca Pusat Taiwan melaporkan posisi Topan Champi saat ini berada di perairan timur Yilan. Meski diperkirakan akan melemah menjadi topan ringan pada Sabtu sore, masyarakat diminta tetap waspada terhadap pergeseran curah hujan ke arah barat.
Hujan lebat dilaporkan masih mengguyur kawasan pegunungan di selatan Hsinchu dan wilayah Miaoli pada Sabtu pagi. Intensitas hujan diprediksi mereda pada sore hari, namun potensi hujan lebat lokal masih mengancam wilayah utara Taichung.
Terkait kondisi perairan, otoritas memperingatkan bahwa gelombang laut masih belum tenang. Ketinggian gelombang rata-rata mencapai 2 hingga 3 meter, bahkan berpotensi melebihi 6 meter di perairan utara dan timur laut. Pihak berwenang berencana mencabut peringatan topan untuk wilayah daratan dan perairan pada Sabtu malam seiring dengan melemahnya kekuatan badai. (Anadolu/Ant/I-1)
