
ROBLOX menegaskan komitmennya dalam mendukung masa depan industri gim dan ekonomi kreator di Indonesia melalui partisipasi aktif dalam Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2026. Acara yang berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center (BBCC), Sanur ini, menjadi panggung bagi talenta lokal untuk menunjukkan inovasi mereka di kancah global.
Sebagai bagian dari Bali Tech Week (BTW) yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Roblox menghadirkan rangkaian program komprehensif. Mulai dari sesi keynote, diskusi panel mengenai kepemimpinan perempuan, hingga pameran interaktif yang melibatkan pengembang, pendidik, dan keluarga.
Potensi Ekonomi Kreator Indonesia
Rangkaian kegiatan dibuka pada 21 Oktober dengan keynote dari Celeste Campbell-Pitt, Head of Public Policy Asia Pacific Roblox. Dalam paparannya, Celeste menyoroti bagaimana teknologi kreasi Roblox mampu mengubah ide kreatif menjadi bisnis berkelanjutan bagi pengembang lokal.
“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan ekonomi kreatornya. Program Developer Exchange kami telah berkontribusi sebesar Rp126,7 miliar terhadap PDB Indonesia,” ujar Celeste.
Ia juga menambahkan bahwa 81% kreator lokal yang disurvei berhasil menjangkau audiens global, didukung oleh lonjakan pengguna aktif harian sebesar 115% sepanjang periode 2019-2024.
Data Dampak Ekonomi & Pertumbuhan Roblox di Indonesia (2019-2024)
| Indikator | Nilai/Statistik |
|---|---|
| Kontribusi terhadap PDB Indonesia | Rp126,7 Miliar |
| Pertumbuhan Pengguna Aktif Harian | 115% |
| Jangkauan Audiens Global Kreator Lokal | 81% |
| Pekerjaan yang Didukung DevEx (2024) | 310 Posisi |
Inklusivitas dan Peran Perempuan
Selain aspek ekonomi, Roblox menyoroti pentingnya akses bagi perempuan di industri gim melalui panel bertajuk “Breaking Barriers and Building Pathways”. Diskusi ini menghadirkan tokoh industri seperti Restya Winda Astari (CEO Agate Academy), Ratu Aida Raisya (CEO KARIS), dan Riris Marpaung (CEO GameChanger Studio).
Dr. Priyanka Bhalla, Director of Public Policy APAC Roblox, menekankan bahwa inklusivitas memerlukan langkah nyata dalam mengatasi hambatan pendidikan dan karier teknis. Kehadiran Guidelines for Female-Friendly Workplaces diharapkan menjadi panduan bagi perusahaan lokal untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif.
Di area pameran, Roblox menghadirkan Family Zone untuk mengedukasi orang tua mengenai fitur kontrol orang tua dan keamanan digital. Pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan kreator lokal sukses, seperti:
- BlueLoop Studios: Didirikan oleh Lionel (18 tahun), mencatat lebih dari 540 juta kunjungan melalui gim Weird Strict Dad.
- Christopher’s Hideout: Pengembang gim Hide from Giant dengan lebih dari 22 juta kunjungan.
- KARIS: Studio indie yang merilis gim Act Normal for 30 Days pada 2026.
Sebagai bagian dari perlindungan pengguna, Roblox juga memperkenalkan pengalaman akun yang disesuaikan usia di Indonesia, yakni Roblox Kids (usia 5–12 tahun) dan Roblox Select (usia 13–15 tahun). Langkah ini mempertegas komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan online yang aman sembari terus mendorong kreativitas talenta muda Indonesia ke panggung dunia. (Z-1)
