
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggratiskan layanan transportasi publik bagi para pencari kerja mulai 1 Januari 2027. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kebijakan itu untuk meringankan beban biaya mobilitas warga yang sedang berikhtiar mencari pekerjaan.
“Bagi siapa pun pencari kerja di Jakarta akan kita masukkan dalam golongan yang digratiskan,” ujar Pramono Anung saat membuka Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di UKM Gallery, Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10).
Ia mengatakan bahwa ada kebutuhan biaya transportasi yang harus dikeluarkan para pencari kerja misalnya saat harus hadir ke lokasi wawancara atau datang ke kegiatan rekrutmen di berbagai wilayah Jakarta.
“Saya membayangkan siapa pun di ruangan ini, di tempat ini, pasti pernah mencari kerja. Naik turun transportasi publik yang ada di Jakarta, dan untuk itu secara khusus kami akan menggratiskan,” kata Pramono.
Pemprov DKI Jakarta, imbuh Pramono, akan menerbitkan kartu khusus yang diprioritaskan bagi warga yang belum pernah bekerja atau sedang tidak memiliki pekerjaan.
“Kalau sudah mendapatkan pekerjaan kemudian mau pindah kerja, ya kita tidak berikan. Tetapi kepada pencari kerja yang belum pernah bekerja, itulah yang kemudian mendapatkan prioritas utama,” ucap Pramono.
Mengenai ketentuan teknis pendaftaran dan masa berlaku kartu tersebut, Pramono mengungkapkan itu masih digodok dalam aturan turunan. Hal itu bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta menekan angka pengangguran terbuka yang saat ini berada di angka 5,79 persen.
Selain membebaskan tarif transportasi publik, Pemprov DKI menggelar job fair yang menyediakan 12.000 lowongan kerja dari 100 perusahaan swasta dan BUMD. Kegiatan ini telah menggaet sekitar 28.000 pelamar secara online pada hari pertama pembukaan. (Metrotvnews/H-4)
