Sri Suparni Bahlil Ajak Perempuan Vaksinasi HPV Cegah Kanker Serviks
Penasihat DWP KESDM Sri Suparni Bahlil.(Dok. Kementerian ESDM)

PENASIHAT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sri Suparni Bahlil, mengajak kaum perempuan untuk memprioritaskan kesehatan dengan tidak menunggu jatuh sakit sebelum melakukan pemeriksaan medis. Langkah pencegahan dini melalui vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) dinilai krusial untuk melindungi diri dari risiko kanker serviks dan kanker payudara.

Pesan tersebut disampaikan Sri Suparni saat membuka kegiatan bakti sosial kesehatan bagi ratusan pegawai perempuan di lingkungan Kementerian ESDM di Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81.

Menurut Sri Suparni, perempuan memiliki peran sentral dalam menjaga kesehatan keluarga. Namun, kesibukan sebagai pegawai, istri, dan ibu sering kali membuat mereka mengabaikan kesehatan pribadi. “Bukan berarti kita sakit dulu baru ke rumah sakit. Ayo kita lebih peduli kepada diri sendiri. Kalau kita sehat, insyaallah keluarga juga akan sehat,” ujarnya.

Program vaksinasi HPV ini dilaksanakan secara serentak di empat kota dengan total 784 peserta. Rinciannya mencakup 446 peserta di Jakarta, 231 peserta di Bandung, 87 peserta di Cepu, dan 20 peserta di Yogyakarta. Selain vaksinasi, sebanyak 100 peserta juga mengikuti layanan pemeriksaan SADANIS untuk deteksi dini kelainan payudara.

Sri Suparni menegaskan bahwa infeksi HPV merupakan penyebab utama kanker serviks, sehingga vaksinasi menjadi langkah preventif yang sangat penting. Ia berharap kesadaran untuk melakukan pemeriksaan berkala menjadi kebiasaan berkelanjutan, bukan sekadar saat ada kegiatan seremonial.

Selain fokus pada kesehatan, rombongan yang menyertakan anggota Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih ini juga melakukan kunjungan edukasi ke Museum Geologi Bandung. Di sana, mereka mempelajari sejarah pembentukan bumi dan kekayaan sumber daya alam Indonesia yang dipandu oleh Kepala Museum Geologi, Raden Isnu Hajar Sulistyawan.

Rangkaian kegiatan di Bandung ditutup dengan aksi sosial, di mana Sri Suparni berinteraksi dan menyerahkan bantuan kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Melalui agenda ini, DWP KESDM berupaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan literasi kesehatan dan geologi bagi perempuan Indonesia. (Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *