
JAJARAN Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Brebes mengamankan tiga pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Senin (19/10) sore.
Ketiga remaja tersebut terjaring razia kendaraan di jalur utama Pantai Utara (Pantura) Brebes lantaran berboncengan tiga tanpa mengenakan helm serta kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit sepanjang dua meter.
Untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, ketiga pelajar beserta barang bukti langsung digelandang ke Kantor Satlantas Polres Brebes sebelum diserahkan ke Pamapta Polres Brebes.
Saat diinterogasi polisi di halaman Satlantas Polres Brebes, ketiga pelajar ini mengaku celurit yang dibeli melalui cash on delivery (COD) akan digunakan untuk tawuran sesama kelompok pelajar.
Dari pengakuan ke polisi, senjata tajam akan digunakan untuk aksi tawuran dengan kelompok pelajar lainnya.
Kasat Lantas Polres Brebes AK Ahmad Zainurrozaq, menegaskan pihak kepolisian akan melibatkan pihak keluarga dalam penanganan kasus ini.
“Kami juga berencana memanggil orang tua mereka untuk sekalian melakukan pembinaan,” ujar Ahmad Zainurrozaq.
Zainurrozaq menyebut razia kendaraan saat ini tengah digencarkan karena marak terjadi pelanggaran lalu lintas.
Operasi rutin tersebut juga menjadi langkah preventif untuk menekan potensi kejahatan jalanan dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Brebes.
“Dan juga untuk menekankan angka kecelakaan. Sejak tanggal 1 oktober 2026, kami berhasil menjaring lebih dari 1.500 kendaraan sepeda motor,” pungkasnya. (JI/P-2)
