
KEPEDULIAN terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga lanjut usia mendapat perhatian. Kali ini, Bonte Cari Pahala menggelar kegiatan sosial roadshow di Kota Bandung, Jawa Barat.
Berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 di Ruang Serbaguna Kelurahan Kebon Pisang, kegiatan ini disambut antusias oleh ratusan warga yang ingin memperoleh layanan kesehatan tradisional holistik serta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Mayoritas peserta merupakan warga berusia 50 tahun hingga lebih dari 90 tahun. Sejumlah warga datang dengan keluhan kesehatan, seperti nyeri lutut dan bahu.
Tingginya minat masyarakat menunjukkan pentingnya kegiatan sosial yang memberikan perhatian kepada kelompok lanjut usia, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup melalui kebiasaan sehat dan kepedulian lingkungan.
Pembina Bonte Cari Pahala, Halimah Qodari, ikut hadir dan berinteraksi langsung dengan warga, khususnya para peserta lansia. Istri Mohammad Qodari, Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden, itu mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia muda agar perhatian atas kesehatan tidak baru muncul ketika memasuki usia lanjut.
“Mari kita bangun kebiasaan baik di kehidupan sehari-hari, memberikan perhatian kepada anggota keluarga, serta mendukung orang tua agar tetap dapat menjalani kehidupan dengan nyaman dan bermartabat,” ujarnya.
Menurut dia, kepedulian terhadap lansia dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, seperti mendengarkan keluhan, mendampingi orang tua, mengajak mereka beraktivitas sesuai kemampuan, serta membantu memperoleh akses layanan kesehatan yang tepat.
KEBIASAAN SEDERHANA
Pimpinan Bonte Cari Pahala, aktor Chandra Wahyu, juga mengingatkan masyarakat agar mulai menjaga kesehatan melalui kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan konsisten. Tiga hal yang menjadi perhatian adalah mencukupi waktu tidur, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dan memperoleh paparan sinar matahari secara bijak.
“Tidur yang cukup membantu proses pemulihan tubuh, asupan cairan yang memadai mendukung fungsi tubuh, sedangkan paparan sinar matahari yang aman dapat membantu tubuh memproduksi vitamin D,” ujarnya.
Ia menekankan menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dengan perubahan besar. Aktivitas fisik sesuai kemampuan, pola istirahat yang baik, pemenuhan kebutuhan cairan, serta pemeriksaan kesehatan ketika diperlukan merupakan bagian penting dalam mempertahankan kualitas hidup.
Masyarakat juga diimbau tidak mengabaikan keluhan kesehatan dan berkonsultasi dengan tenaga medis apabila membutuhkan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut.
Kegiatan yang diinisiasi bersama perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kebon Pisang, Fahri dan Vika, itu juga memunculkan aspirasi agar program serupa dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak warga.
Tingginya minat peserta membuat jumlah warga yang mengikuti kegiatan perlu dibatasi demi menjaga ketertiban dan kelancaran pelayanan. Akibatnya, sejumlah warga belum memperoleh kesempatan berpartisipasi.
Fahri dan Vika menyebut respons masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara untuk mempertimbangkan kegiatan lanjutan dengan cakupan lebih luas.
Dalam dialog bersama warga, Chandra Wahyu turut mendengarkan harapan masyarakat agar program tidak berhenti pada satu kali pelaksanaan.
Warga menginginkan pendampingan berkelanjutan sehingga edukasi dan upaya menjaga kesehatan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
TEKNIK TERAPI BONTE
Menanggapi aspirasi tersebut, Ustaz Tajudin menyampaikan rencana pelatihan teknik terapi Bonte bagi masyarakat pada kesempatan mendatang. Pelatihan diharapkan dapat menjadi sarana bagi warga untuk mempelajari teknik yang diajarkan secara benar dan aman, sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosial di lingkungan masing-masing.
Chandra Wahyu yang dikenal sebagai Mr Bonte mengatakan pengembangan program perlu memperhatikan keamanan peserta, kompetensi pemberi layanan, serta kebutuhan kesehatan setiap individu. Layanan kesehatan tradisional tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, dan pengobatan medis yang diperlukan.
Melalui kegiatan di Bandung, Bonte Cari Pahala berupaya memperluas edukasi kesehatan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lansia.
Dukungan keluarga dan lingkungan dinilai penting agar kelompok usia lanjut tetap dapat beraktivitas sesuai kemampuan, memperoleh akses layanan kesehatan, serta menjalani masa tua dengan aman dan bermartabat.
Penyelenggara berharap kegiatan sosial ini dapat berkembang melalui kolaborasi masyarakat, edukasi, dan pendampingan berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat program tak hanya dirasakan saat kegiatan, tapi juga dapat mendorong kebiasaan hidup sehat dan semangat saling membantu di tengah masyarakat
