
PEMANFAATAN kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di dunia pendidikan Indonesia terus menunjukkan tren positif, khususnya di kalangan generasi muda. Teknologi ini kini tidak lagi sekadar alat bantu penyelesaian tugas akademik, melainkan telah bertransformasi menjadi sarana pemahaman materi, pengembangan ide kreatif, hingga persiapan memasuki dunia kerja.
Data terbaru dari survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2025 mempertegas dominasi generasi muda dalam adopsi teknologi ini. Berikut adalah rincian statistik penggunaan AI berdasarkan data tersebut:
| Kategori Data | Statistik (2025) |
|---|---|
| Kelompok Pengguna AI Terbesar (Gen Z) | 43,7% |
| Penggunaan AI untuk Edukasi & Pembelajaran | 43,98% (Naik dari 21,84% tahun sebelumnya) |
Google Gemini Campus Tour: Jangkau 47 Ribu Mahasiswa
Merespons antusiasme tersebut, Google menggelar program Google Gemini Campus Tour yang berlangsung sejak Agustus hingga Oktober 2026. Program ini berhasil menjangkau lebih dari 47 ribu mahasiswa di sembilan perguruan tinggi terkemuka di berbagai kota di Indonesia.
Country Marketing Manager Google Indonesia, Muriel M., menjelaskan bahwa AI membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi kemampuan di luar batas akademik konvensional.
“AI dapat membuka lebih banyak kemungkinan bagi mahasiswa untuk belajar, bereksperimen, dan mengembangkan ide,” ujar Muriel dalam keterangannya, dikutip Senin (19/10).
Ia menambahkan bahwa melalui inisiatif ini, Google ingin mendorong mahasiswa menemukan potensi diri yang mungkin belum pernah mereka sadari sebelumnya melalui pendekatan belajar yang lebih kreatif.
Fitur Pendukung Akademik dan Karier
Dalam rangkaian tur tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai fitur unggulan Gemini yang dirancang untuk produktivitas, di antaranya:
- Study Notebooks: Memungkinkan pengunggahan silabus dan catatan kuliah untuk diubah menjadi ringkasan terstruktur serta latihan soal.
- Gemini Live: Fitur diskusi interaktif menggunakan suara dan kamera untuk eksplorasi topik secara real-time.
- AI Generatif: Membantu transformasi gagasan menjadi konten visual dan karya kreatif.
- Persiapan Karier: Optimalisasi penyusunan curriculum vitae (CV), pengembangan portofolio, hingga penyempurnaan gaya penulisan profesional.
Berdine Nalsalita, mahasiswi Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, membagikan pengalamannya menggunakan teknologi ini.
“Gemini sudah seperti study companion. Fitur Gemini Notebook sangat membantu karena bisa mengubah materi menjadi podcast, sehingga saya bisa melakukan quick review sambil bersiap-siap sebelum kelas,” ungkapnya.
Perluas Akses dengan Google AI Plus Gratis
Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Google juga meluncurkan program “Lihat yang Kamu Bisa”. Salah satu poin utamanya adalah pemberian akses Google AI Plus gratis selama satu tahun bagi mahasiswa Indonesia yang memenuhi persyaratan.
Penawaran yang berlaku hingga 31 Desember 2026 ini mencakup akses fitur premium Gemini serta kapasitas penyimpanan sebesar 400 GB. Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan penyimpanan dokumen akademik sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih siap menghadapi tantangan di dunia profesional nantinya. (Z-1)
