
Deltras FC bermain imbang 3-3 melawan Persis Solo dalam lanjutan kompetisi di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (18/10). Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-17, Deltras mampu memberikan perlawanan dan bahkan sempat unggul 3-1 sebelum Persis menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir pertandingan.
Pelatih Deltras FC Leonard Tupamahu mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang mampu mempertahankan permainan di tengah keterbatasan jumlah pemain. Ia mengakui pertandingan tersebut berlangsung berat karena timnya kembali harus bermain dengan 10 pemain.
“Pertandingan hari ini memang tidak mudah dan sangat berat bagi saya. Ini kedua kalinya kita bermain dengan 10 pemain,” ujar Leonard seusai pertandingan.
Menurut Leonard, para pemain tetap menunjukkan semangat juang dan disiplin dalam menjalankan strategi meskipun kehilangan satu pemain sejak awal pertandingan. Mereka mampu memberikan tekanan kepada Persis hingga sempat membangun keunggulan dua gol.
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. Persis berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 sehingga kedua tim harus puas berbagi poin.
Leonard juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter Deltras yang hadir langsung di stadion untuk memberikan dukungan kepada tim. Dukungan tersebut dinilai menjadi salah satu motivasi bagi pemain untuk terus berjuang sepanjang pertandingan.
Meski mengapresiasi penampilan anak asuhnya, Leonard menegaskan bahwa kedisiplinan pemain tetap menjadi bahan evaluasi. Ia meminta para pemain melakukan introspeksi agar insiden yang menyebabkan tim harus bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit tidak kembali terulang.
Menurut dia, penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam pertandingan sepak bola menuntut pemain lebih berhati-hati. Setiap pelanggaran dapat ditinjau melalui rekaman sehingga pemain harus mampu menjaga emosi dan menghindari tindakan yang merugikan tim.
“Kami harus melakukan introspeksi dan evaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang. Di era VAR, setiap detail pelanggaran bisa terpantau,” ujarnya.
Hasil imbang melawan Persis menjadi bahan evaluasi bagi Deltras untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Tim berjuluk The Lobster itu dijadwalkan bertemu Persikas Subang.
Leonard meminta para pemain segera mengalihkan perhatian ke laga berikutnya dan memperbaiki kekurangan yang terlihat saat menghadapi Persis. Ia menegaskan, Deltras tetap membidik kemenangan untuk menjaga persaingan dan mempertahankan tren positif dalam kompetisi.
“Target seorang olahragawan adalah memenangkan pertandingan. Kami akan berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi laga berikutnya,” kata Leonard. (E-2)
