Kemenkes: Penanganan Gangguan Mata tidak Boleh Ditunda
Penanganan gangguan penglihatan.(Dok. Magnific)

KMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa penanganan gangguan penglihatan tidak boleh ditunda karena berdampak langsung pada kualitas hidup, pendidikan, hingga produktivitas. Masyarakat diimbau segera menindaklanjuti hasil pemeriksaan mata, baik melalui penggunaan kacamata maupun tindakan medis yang direkomendasikan tenaga kesehatan.

Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menyatakan bahwa pemeriksaan mata melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) harus diteruskan dengan pemeriksaan lanjutan di puskesmas jika ditemukan indikasi gangguan. Hal ini sangat krusial bagi anak usia sekolah agar proses belajar mereka tidak terhambat.

“Kalau kita deteksi di CKG anak sekolah, dia harus diperiksa ulang di puskesmas. Nanti harus mau anaknya pakai kacamata karena kita juga punya program yang membantu anak sekolah pakai kacamata,” ujar Nadia dalam Media Briefing Hari Penglihatan Sedunia 2026 di Jakarta, Selasa (13/10).

Nadia memperingatkan bahwa gangguan penglihatan yang diabaikan dapat memicu risiko kebutaan di usia produktif. Kondisi ini akan sangat mengganggu kemampuan seseorang untuk bekerja dan berkembang. Oleh karena itu, kepedulian terhadap kesehatan mata harus ditingkatkan sejak dini melalui layanan yang tersedia di puskesmas.

Pentingnya tindakan medis yang cepat juga dibuktikan oleh pengalaman Retno (68), seorang pasien operasi katarak. Ia menjalani operasi pada kedua matanya pada 2019 setelah mendapatkan rujukan ke dokter spesialis. Retno mengaku prosedur tersebut tidak menyakitkan dan sangat membantu penglihatannya kembali normal.

“Kalau sudah ada keluhan terhadap penglihatan, segera periksakan. Jika sudah ada rekomendasi tindakan, segera dilakukan,” kata Retno. Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa pengobatan gangguan mata, termasuk operasi katarak, dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Kemenkes berharap masyarakat aktif memanfaatkan deteksi dini untuk mencegah gangguan penglihatan berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. Penanganan yang tepat waktu menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan indra penglihatan bangsa. (Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *