PBB Kecam Serangan Houthi Yaman ke Bandara Arab Saudi yang Tewaskan 12 Orang
Asap tebal naik di dekat Bandara Internasional King Khalid di timur laut Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026).(Dok. Xinhua)

SEKRETARIS Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam keras serangan kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (10/10). Serangan mematikan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai ratusan warga sipil lainnya.

Melalui pernyataan di platform X, Guterres menyatakan keterkejutannya atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa serangan yang menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

“Saya sangat terkejut dan dengan keras mengecam serangan mematikan Houthi pada Sabtu terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, yang dilaporkan menewaskan 12 orang dan melukai ratusan warga sipil,” tulis Guterres.

Guterres mendesak agar aksi kekerasan tersebut segera dihentikan guna mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa serta kerusakan lebih lanjut pada fasilitas publik.

Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi merinci bahwa 12 korban tewas terdiri dari berbagai kewarganegaraan, yakni empat warga Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga dari Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Sementara itu, ratusan korban luka saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Beberapa di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis akibat dampak ledakan di area bandara.

Operasional Bandara Terganggu

Akibat serangan tersebut, operasional Bandara Internasional King Khalid sempat dihentikan sementara. Pihak berwenang melakukan penangguhan penerbangan untuk menilai tingkat kerusakan infrastruktur dan memastikan keamanan fasilitas sebelum dibuka kembali bagi publik.

Gangguan ini berdampak luas pada jadwal penerbangan dari dan menuju Riyadh. Maskapai Kuwait Airways dilaporkan telah membatalkan seluruh penerbangan menuju Riyadh pada hari Sabtu, termasuk penerbangan kembali, menyusul penutupan bandara tersebut.

Konteks Konflik: Serangan ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan di kawasan, setelah kelompok Houthi melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone yang menargetkan berbagai fasilitas strategis di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.

Otoritas bandara mengimbau para calon penumpang untuk terus memantau informasi terbaru dan melakukan pengecekan status penerbangan kepada maskapai masing-masing sebelum menuju ke bandara. (Anadolu/Ant/I-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *