638 Anggota Luar Biasa INI Ikuti Ujian Kode Etik Notaris di Solo
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Sebanyak 638 Anggota Luar Biasa (ALB) Ikatan Notaris Indonesia (INI) mengikuti Ujian Kode Etik Notaris (UKEN) sebagai salah satu tahapan krusial menuju pengangkatan sebagai Notaris. Kegiatan ini berlangsung di Hotel The Sunan, Solo, pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Pembukaan UKEN dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP INI), Dr. H. Irfan Ardiansyah, S.H., Sp.N., LL.M., bersama jajaran dari Kementerian Hukum Republik Indonesia, di antaranya Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Dr. Widodo, S.H., M.H., Direktur Badan Usaha Ditjen AHU Dr. Andi Taletting Langi, S.H., S.IP., M.Si., M.Phil., Direktur TI AHU Sugito, S.T., serta Direktur Perdata Ditjen AHU Henry Sulaiman, S.H., M.E.

Kehadiran para petinggi instansi tersebut menegaskan bahwa pembekalan calon Notaris tidak hanya berfokus pada aspek kognitif dan pemahaman kode etik, tetapi juga penguatan karakter, integritas, serta keteguhan dalam menjalankan jabatan di masa depan.

Pesan Dirjen AHU: Profesionalitas dan Kejujuran Akta

Dalam sambutannya, Dirjen AHU Widodo mengingatkan seluruh calon notaris agar senantiasa bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa setiap akta yang dibuat harus berlandaskan peraturan perundang-undangan dan kebijakan pemerintah yang berlaku.

Widodo menegaskan bahwa notaris dilarang keras bekerja demi kepentingan pribadi. “Mohon buat aktanya yang benar, proses aktanya dengan baik dan benar, serta jujur,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan dan pembinaan untuk menjaga marwah profesi. Menurutnya, pembenahan ekosistem kenotariatan harus dilakukan melalui penguatan kompetensi dan pemanfaatan teknologi informasi guna mempercepat verifikasi serta meningkatkan kualitas layanan publik.

“Ke depan, kita ingin merapikan ekosistem notaris dari bawah. Kita harus melaksanakan pekerjaan secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab,” tambah Widodo.

Membentuk Generasi Notaris yang Tangguh

Ketua Umum PP INI, Irfan Ardiansyah, menyatakan kebanggaannya atas antusiasme 638 peserta UKEN. Ia menilai para peserta sebagai generasi penerus yang harus siap menghadapi tantangan zaman dengan sikap kritis dan integritas tinggi.

“Melalui UKEN ini, kita ingin membentuk calon-calon Notaris yang tangguh, tidak mudah terpengaruh, mampu memilah informasi, serta tetap berpegang pada prinsip dan kode etik jabatan,” ujar Irfan.

Irfan juga berpesan agar para ALB bersikap dewasa dalam menyikapi dinamika organisasi, terutama terhadap informasi yang kontradiktif. Ia meminta para calon notaris untuk selalu merujuk pada fakta hukum dan kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Tetaplah kritis, cermat, dan berpegang pada fakta serta ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Menuju Pengangkatan dan Kongres XXIV INI

UKEN diharapkan menjadi sarana internalisasi kode etik sebagai pedoman hidup dalam menjalankan jabatan, bukan sekadar materi ujian. Irfan berharap seluruh peserta mendapatkan hasil terbaik agar dapat melanjutkan proses pengangkatan sebagai Notaris pada November 2026.

Menutup arahannya, Ketua Umum PP INI mengajak seluruh ALB untuk turut menyukseskan Kongres XXIV Ikatan Notaris Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 di Semarang, Jawa Tengah.

“Mari kita jaga kebersamaan, berpartisipasi dalam agenda organisasi, dan terus memperkuat semangat persatuan,” pungkas Irfan.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *