Trump Pertimbangkan Serangan AS ke Houthi setelah Bandara Riyadh Diserang
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.(Saul Loeb/AFP)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Washington dapat segera memutuskan untuk ikut melancarkan serangan udara terhadap kelompok Houthi di Yaman. Pernyataan itu muncul setelah Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, kembali menjadi sasaran serangan untuk keempat kalinya dalam sepekan.

“Kami akan mempertimbangkannya. Kami baru saja mengetahui serangan terbaru terhadap bandara Saudi itu, jadi kami akan mengambil keputusan,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Sabtu (10/10) waktu setempat. “Kami bergerak sangat cepat.”

Serangan kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap bandara tersebut sejak Rabu menewaskan empat orang dan melukai puluhan lainnya. Dalam pembaruan terbaru, Sabtu, otoritas Saudi melaporkan sedikitnya 12 orang tewas dan 309 lainnya terluka akibat serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh.

Serangan itu terjadi beberapa hari setelah kelompok Houthi di Yaman mengeklaim melancarkan serangan serupa terhadap bandara tersebut.

Pernyataan Trump membuka kemungkinan keterlibatan kembali militer AS dalam operasi udara terhadap Houthi. Militer AS sebelumnya melancarkan serangan udara dan laut selama delapan pekan pada tahun lalu setelah kelompok tersebut menyerang puluhan kapal di Laut Merah.

Operasi itu menjadi operasi militer besar pertama pada masa jabatan kedua Trump. Serangan tersebut menyasar sistem radar serta lokasi peluncuran rudal balistik dan pesawat nirawak milik Houthi.

Koalisi Tingkatkan Serangan

Sementara itu, Koalisi Pendukung Legitimasi di Yaman pada Jumat (9/10) menyatakan telah melancarkan “operasi berskala besar” terhadap Houthi. Koalisi tersebut mengeklaim menghancurkan lebih dari 130 sasaran.

Koalisi belakangan meningkatkan serangan udara terhadap posisi Houthi. Langkah itu berlangsung ketika pasukan yang loyal kepada pemerintah Yaman yang diakui secara internasional meningkatkan ofensif terhadap kelompok tersebut.

Pasukan pemerintah berupaya merebut kembali wilayah di sekitar Selat Bab al-Mandab yang strategis. Houthi merebut wilayah di dekat jalur pelayaran tersebut bulan lalu. (Arab News/B-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *