Nobel Perdamaian 2026 Diumumkan Hari Ini, Donald Trump Jadi Sorotan
Donald Trump.(Al Jazeera)

PENGUMUMAN pemenang Nobel Perdamaian 2026 yang dijadwalkan pada Jumat (9/10) menjadi pusat perhatian dunia. Fokus utama tertuju pada dinamika di sekitar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang secara terbuka menyatakan keinginannya untuk meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Pemenang akan diumumkan secara resmi di Institut Nobel Norwegia, Oslo, pada pukul 11.00 waktu setempat. Tahun ini, tercatat sebanyak 287 individu dan organisasi masuk dalam daftar nominasi. Sesuai tradisi, identitas para nominator akan tetap dirahasiakan oleh komite selama 50 tahun ke depan.

Peluang Trump di Mata Pakar

Meski Donald Trump berulang kali mengeklaim dirinya layak menerima Nobel Perdamaian, sejumlah pakar menilai peluangnya sangat kecil. Beberapa kebijakan Trump dianggap bertolak belakang dengan prinsip-prinsip penghargaan ini, mulai dari ketegangan dengan Iran, ambisi perluasan wilayah, hingga sikap keras terhadap migran.

Selain itu, serangan Trump terhadap sistem multilateralisme dan media juga dinilai menjadi faktor penghalang utama. Menanggapi skeptisisme tersebut, Trump sempat melontarkan kritik tajam pada Rabu (7/10).

“Mereka punya reputasi mungkin tidak memberikannya kepada orang seperti saya. Menurut saya, itu akan sangat mencoreng reputasi mereka,” ujar Trump.

Independensi Komite Nobel

Kepala Institut Penelitian Perdamaian Oslo (PRIO), Haakon Gjerlow, menyebutkan bahwa Komite Nobel Norwegia berada dalam posisi yang kompleks. Komite perlu mempertimbangkan dampak dari pilihan mereka, termasuk potensi reaksi keras dari Gedung Putih jika hasil pengumuman tidak sesuai harapan Trump.

Namun, Sekretaris Komite Nobel Norwegia, Kristian Berg Harpviken, menegaskan bahwa independensi komite tetap terjaga. Ia menjamin tekanan eksternal tidak akan memengaruhi hasil akhir.

“Tentu saja kami harus membahasnya (tekanan tersebut), tetapi bukan berarti hal itu memengaruhi diskusi dan keputusan yang dihasilkan,” tegas Harpviken kepada AFP.

Daftar Kandidat Potensial

Di luar kontroversi Trump, sejumlah nama dan organisasi muncul sebagai kandidat kuat penerima Nobel Perdamaian 2026, di antaranya:

  • Save the Children: Organisasi kemanusiaan internasional.
  • Mykola Kuleba: Aktivis Ukraina yang memperjuangkan pemulangan anak-anak dari Rusia.
  • Emergency Response Rooms (ERR): Jaringan relawan di Sudan yang membantu warga terdampak perang dan kelaparan.

Di sisi lain, komite juga disebut-sebut mempertimbangkan tokoh atau lembaga yang berpotensi memicu reaksi dari Trump, seperti Pelapor Khusus PBB untuk Palestina Francesca Albanese, Paus Leo XIV, Committee to Protect Journalists (CPJ), hingga Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Sebagai catatan, Nobel Perdamaian tahun lalu diberikan kepada pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado. Menariknya, Machado kemudian menyerahkan medali emasnya kepada Donald Trump.

Setiap penerima Nobel akan mendapatkan diploma, medali emas, dan hadiah uang tunai sebesar US$1,2 juta atau sekitar Rp21,5 miliar. Upacara penyerahan penghargaan secara resmi akan dilangsungkan pada 10 Desember mendatang. (AFP/I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *