
PT Jakarta International Container Terminal (JICT) secara resmi mengabadikan nama Captain Nazahar Naamin, salah satu tokoh perintis era kontainerisasi di Indonesia, melalui peresmian Gedung Serbaguna Capt. Naamin di Jakarta Utara, Kamis (8/10/2026).
Langkah ini merupakan bentuk penghormatan lintas generasi terhadap dedikasi Capt. Naamin yang menjadi bagian dari transformasi Pelabuhan Tanjung Priok sejak awal dekade 1970-an. Kala itu, Tanjung Priok mulai beralih dari penanganan kargo konvensional menuju sistem peti kemas modern.
Direktur Utama JICT, Ade Hartono, menegaskan bahwa kemajuan terminal modern saat ini merupakan buah dari fondasi kuat yang diletakkan oleh generasi terdahulu. Sejak 1973, Capt. Naamin telah berkontribusi di Unit Terminal Container pada masa awal pengembangan sistem tersebut.
“Kemajuan yang kita nikmati hari ini tidak lahir dalam satu malam. Ada generasi yang lebih dahulu berani memulai perubahan, membangun sistem, dan meletakkan fondasi. Capt. Naamin adalah bagian dari perjalanan tersebut,” ujar Ade Hartono.
Ade menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi setiap generasi terus berkembang. Jika generasi terdahulu berjuang menghadirkan kontainerisasi, generasi saat ini dituntut untuk menguasai digitalisasi, otomasi, keberlanjutan, serta ketahanan rantai pasok global.
Senada dengan hal tersebut, Komisaris Utama JICT, WS Wiryawan, berharap pengabadian nama ini dapat memotivasi lahirnya generasi baru insan pelabuhan yang berani membawa perubahan. “Cara terbaik menghormati legacy bukan hanya mengenang namanya, tetapi meneruskan semangatnya,” tuturnya. (I-2)
