Manfaat Plasma Darah untuk Produk Obat Derivat Plasma PODP
Ilustrasi(magnific)

PAKAR Bank Darah dan Kedokteran Transfusi, Dr. dr. Teguh Triyono, M.Kes., Sp.PK., Subsp. B.D.K.T. (K), Subsp. K.V. (K), menekankan bahwa manfaat plasma darah kini telah berkembang pesat. Plasma tidak lagi hanya digunakan untuk kebutuhan transfusi konvensional, tetapi juga menjadi bahan baku utama Produk Obat Derivat Plasma (PODP) yang krusial bagi pasien hipoalbumin hingga autoimun.

“Kedua hal ini, baik transfusi maupun produk obat derivat plasma, dua-duanya merupakan pemenuhan untuk kebutuhan pasien kita,” ujar Teguh dalam temu media “International Plasma Awareness Week (IPAW) 2026” di Jakarta, dikutip Jumat (9/10).

Teguh menjelaskan bahwa plasma adalah komponen cair dalam darah utuh (whole blood) yang mengandung berbagai material dan substansi kimia, terutama protein. Selama ini, masyarakat lebih mengenal penggunaan plasma dalam bentuk Plasma Beku Segar (Fresh Frozen Plasma/FFP) dan Cryoprecipitate untuk transfusi langsung.

Namun, melalui proses fraksionasi, plasma dapat diolah menjadi berbagai komponen spesifik yang sifatnya mutlak dibutuhkan oleh pasien tertentu. Produk hasil olahan inilah yang disebut sebagai PODP.

“Sehingga kalau tadinya plasma didonorkan hanya untuk pasien yang membutuhkan terapi transfusi plasma, sekarang tidak lagi. Plasma bisa diolah menjadi komponen yang lebih spesifik seperti albumin, IVIG, faktor koagulasi, dan beberapa protein lainnya,” tutur konsultan Bank Darah dan Kedokteran Transfusi di RSUP Dr. Sardjito tersebut.

Jenis dan Manfaat Produk Obat Derivat Plasma (PODP)

Berdasarkan penjelasan Teguh Triyono, berikut adalah beberapa jenis produk derivat plasma beserta kegunaannya bagi pasien:








Jenis Produk (PODP) Indikasi / Kegunaan Medis
Albumin Diberikan kepada pasien hipoalbumin untuk meningkatkan kadar protein albumin dalam darah melalui infus.
Imunoglobulin (IVIG & SCIG) Digunakan untuk pasien dengan kondisi autoimun dan infeksi tertentu (seperti pada masa pandemi COVID-19).
Faktor Koagulasi (FVIII, FIX, PCC) Terapi rutin bagi pasien Hemofilia yang membutuhkan faktor pembekuan darah secara berkelanjutan.
Produk Lain (AT, Fibrinogen, Protein C) Penanganan gangguan pembekuan darah dan kondisi klinis spesifik lainnya.

Tantangan Keberlanjutan Donor

Lebih lanjut, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada ini mengingatkan bahwa kebutuhan pasien terhadap PODP umumnya bersifat jangka panjang dan terus-menerus, bukan hanya sekali pakai. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga ketersediaan stok nasional.

“Suplai dari donor mau tidak mau harus tetap dipertahankan karena kebutuhan itu bersifat reguler. Ini mungkin menjadi tantangannya,” pungkas Teguh.

Ia mencontohkan bagaimana stok IVIG sempat mengalami kelangkaan saat pandemi covid-19 akibat tingginya permintaan yang tidak terantisipasi sebelumnya. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *