
PEMERINTAH menegaskan bahwa program efisiensi anggaran tidak akan memangkas kebutuhan dan hak para atlet nasional. Hal itu ditegaskan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Waketum I PBSI, Taufik Hidayat, mengingat pembinaan prestasi olahraga merupakan proses panjang yang tidak bisa didapatkan secara instan.
Pernyataan tersebut disampaikan Taufik saat menghadiri acara Tasyakuran Pencapaian Tim Bulutangkis Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/10).
“Kita tahu pemerintah lagi efisiensi, tapi di bulu tangkis yang namanya atlet kita enggak bisa instan, kita nggak ada efisiensi untuk atlet,” kata Taufik pada Rabu (7/10).
Legenda bulu tangkis Indonesia itu pun menyuntikkan semangat kepada para atlet agar terus fokus mematangkan porsi latihan dan menghadapi berbagai agenda kejuaraan. Ia memastikan pemerintah siap memperjuangkan segala kebutuhan teknis para atlet di lapangan.
“Jadi kalian tetap latihan, pertandingan, kita akan berjuang,” ujarnya.
Langkah itu sejalan dengan komitmen pemerintah yang akan memberikan perhatian ekstra bagi sektor olahraga mulai tahun depan hingga menyongsong gelaran Olimpiade Los Angeles 2028. Perhatian khusus tersebut nantinya tidak hanya difokuskan pada cabang olahraga bulu tangkis, melainkan juga menyasar beberapa cabang olahraga prioritas lainnya.
Kebijakan itu diambil berkat dukungan penuh Presiden terhadap kemajuan olahraga nasional, sekaligus bentuk apresiasi tinggi atas perjuangan keras para atlet di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
“Saya sebagai mewakili pemerintah, saya akan berbuat lebih lagi untuk olahraga Indonesia, khususnya untuk bulu tangkis,” ujar Taufik.
Dalam acara tersebut, Taufik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, hingga tim pendukung yang telah mengawal perjuangan skuad Garuda di Jepang.
Tim Merah Putih sukses mengemas total enam medali, terdiri atas dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Dua medali emas masing-masing disumbangkan dari nomor beregu putra serta pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Sementara itu, raihan medali perak diraih lewat sektor ganda campuran melalui Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Adapun tiga medali perunggu dipersembahkan oleh tim beregu putri, tunggal putra Alwi Farhan, serta pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. (E-4)
