
PELATIH timnas Inggris Thomas Tuchel meminta publik dan timnya berhenti terjebak pada kekecewaan di Piala Dunia. Tuchel menilai the Three Lions telah menunjukkan perkembangan melalui performa impresif di UEFA Nations League.
Inggris mencetak 14 gol dalam empat pertandingan Nations League. Setelah kalah 2-3 dari juara dunia Spanyol pada laga pembuka, Inggris bangkit dengan meraih dua kemenangan atas Republik Ceko dan menghancurkan Kroasia 7-0.
Rangkaian hasil tersebut membuat Inggris berada di ambang kelolosan ke perempat final. Bagi Tuchel, respons para pemain menunjukkan timnya mampu mengambil langkah berikutnya setelah periode penuh kritik.
Tuchel sebelumnya masih kerap mendapat pertanyaan mengenai kiprahnya bersama Inggris, termasuk soal kegagalan di Piala Dunia. Pelatih asal Jerman itu menilai sudah waktunya Inggris melihat ke depan.
“Saya pikir memang sudah waktunya untuk move on. Saya hanya bisa mengulang bahwa kami tidak tersingkir di fase grup. Terkadang rasanya seperti itu, tetapi kenyataannya tidak,” kata Tuchel usai Inggris mengalahkan Ceko 3-0 pada lanjutan UEFA Nations League di Stadion Wembley, Rabu (7/10) dini hari WIB.
Menurut Tuchel, kritik dan keraguan terhadap tim tidak seharusnya membuat Inggris menghapus seluruh fondasi yang telah dibangun. Ia menilai pengalaman di turnamen sebelumnya tetap menjadi modal penting.
“Ada sedikit kritik dan keraguan. Saya sudah mengatakan bahwa kami tidak memulai dari nol. Saya percaya kami tidak perlu memulai semuanya dari awal karena kami bisa membangun dari apa yang sudah kami kerjakan bersama dan kami memainkan sepak bola kompetitif dengan level tinggi di Piala Dunia,” ujarnya.
Tuchel menyebut perkembangan Inggris terlihat dari sikap pemain sejak awal pemusatan latihan. Dia menilai komitmen tersebut kemudian tercermin dalam empat pertandingan Nations League.
“Sekarang kami melangkah ke tahap berikutnya dan selalu penting untuk mengambil langkah berikutnya. Namun, komitmen dan sikap para pemain sejak hari pertama di kamp berada pada level yang sangat tinggi. Saya senang kami bisa membuktikannya dalam keempat pertandingan,” kata mantan pelatih Chelsea tersebut.
Kemenangan terbaru Inggris atas Ceko di Wembley semakin memperkuat pernyataan Tuchel. Inggris menang 3-0 dengan Harry Kane mencetak dua gol dalam penampilan ke-125 bersama timnas.
Laga tersebut sekaligus menjadi momen bersejarah bagi Kane karena menyamai rekor penampilan terbanyak untuk timnas Inggris yang sebelumnya dipegang Peter Shilton. Tuchel memberikan penghormatan khusus kepada penyerang Bayern Muenchen itu yang kembali menjadi penentu kemenangan Inggris.
“Luar biasa. Dia layak mendapatkan panggung dan pujian tersebut. Sekali lagi, dia menjadi penentu bagi kami pada hari yang sangat spesial baginya,” ucap Tuchel.
(AFP/P-4)
