Penemuan Terorganisir di Mars! Rover Perseverance NASA Temukan Batuan Terang Misterius
Wahana penjelajah Perseverance milik NASA memperoleh gambar beberapa bongkahan batu berwarna terang yang tersebar di lereng bukit di wilayah yang disebut “Lac de Charmes,” di luar tepi barat kawah Jezero. Perseverance menangkap gambar tersebut menggunakan(NASA/JPL-Caltech/ASU)

SETELAH enam bulan menjelajahi “Lac de Charmes”, sebuah wilayah batuan purba yang terletak di luar lingkar barat Kawah Jezero, rover Perseverance milik NASA tidak sengaja menemukan hamparan luas batuan berwarna terang yang tersebar di permukaan planet Mars.

Penampakan batuan berwarna terang ini terbilang langka dan tidak biasa di Mars. Pemandangan di Planet Merah umumnya didominasi batuan vulkanik basaltik yang berwarna gelap. Keberadaan batuan terang dalam jumlah besar di satu lokasi tersebut langsung memicu rasa penasaran Tim Sains NASA untuk mencari tahu jenis serta asal-usul keberadaannya.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Perseverance menganalisis komposisi dan tekstur dari batuan-batuan tersebut. Data awal yang dihimpun menunjukkan sebagian besar batuan terang ini merupakan batuan beku yang dikenal sebagai gabro (gabbro), yang didominasi mineral kaya akan besi dan magnesium.

Penulis laporan sekaligus kandidat Ph.D. di Imperial College London, Alex Jones, menjelaskan tantangan dan analisis ilmiah di balik temuan lapangan ini. “Menentukan bagaimana batuan ini bisa berada di sini terbukti sedikit lebih rumit,” tulis Alex Jones.

“Tim sains telah mengidentifikasi tekstur breksiasi pada beberapa batuan tersebut, yang berarti batuan ini terdiri dari fragmen-fragmen batuan bersudut tajam yang tersemen jadi satu,” lanjut Jones.

Menurut penjelasan ilmiah tim, breksia sering kali terbentuk melalui proses geologi yang dahsyat. Proses ini melibatkan pemecahan dan pengangkutan batuan hingga menghasilkan bentuk-bentuk fragmen bersudut tajam.

Sebelumnya, lapisan breksia yang teramati di luar kawasan Kawah Jezero diperkirakan terbentuk akibat hantaman asteroid pada masa awal sejarah Mars. Para ilmuwan menduga tabrakan asteroid serupa, atau bahkan hantaman dahsyat yang membentuk Kawah Jezero itu sendiri, menjadi penyebab terangkat dan tergali keluarnya bongkahan-bongkahan batuan terang tersebut dari kedalaman permukaan Mars.

Perseverance mengambil gambar hamparan batuan terang yang tersebar di lereng bukit wilayah “Lac de Charmes” ini menggunakan kamera Right Mastcam-Z pada 30 Agustus 2026, yang bertepatan dengan Sol 1965 (hari Martian ke-1.965 dari misi Mars 2020). Misi eksplorasi lanjutan oleh Perseverance masih terus berjalan untuk mengungkap rahasia geologi Planet Merah tersebut. (NASA/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *