
POLITEKNIK Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) resmi menggelar Asesmen Lapang sebagai langkah strategis dalam proses persiapan akreditasi Program Studi Teknologi Mekanisasi Pertanian (TMP) dan Program Studi Tata Air Pertanian (TAP). Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan kedua program studi tersebut meraih predikat Akreditasi Unggul.
Langkah ini sejalan dengan visi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menempatkan penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci pembangunan pertanian nasional. Pendidikan vokasi pertanian di bawah naungan Kementan diarahkan untuk mencetak SDM kompeten yang adaptif terhadap teknologi modern.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa lulusan vokasi tidak hanya dibekali kompetensi teknis, tetapi juga kemampuan kepemimpinan, kewirausahaan, dan penguasaan inovasi. Hal senada disampaikan Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, yang menekankan pentingnya profesionalisme SDM dalam menjawab tantangan teknologi pertanian.
Detail Pelaksanaan Asesmen Lapang
Kegiatan asesmen berlangsung selama dua hari, yakni pada 5–6 Oktober 2026, dengan melibatkan tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP). Berikut adalah rincian tim asesor yang bertugas:
| Program Studi | Asesor 1 | Asesor 2 |
|---|---|---|
| Tata Air Pertanian (TAP) | Tamad | Rosmania |
| Teknologi Mekanisasi Pertanian (TMP) | Reta | Oktaf Rina |
Pada hari pertama, fokus asesmen diarahkan pada Program Studi TAP, meliputi penyampaian materi alur akreditasi dan pemeriksaan kelengkapan dokumen. Memasuki hari kedua, asesmen dilanjutkan untuk Program Studi TMP yang mencakup evaluasi menyeluruh terhadap tujuh aspek utama penyelenggaraan pendidikan.
- Tata kelola institusi dan program studi.
- Kualitas Sumber Daya Manusia (Dosen dan Tendik).
- Relevansi Kurikulum dan Proses Pembelajaran.
- Ketersediaan Sarana dan Prasarana.
- Layanan Kemahasiswaan.
- Capaian dan Kinerja Program Studi.
Komitmen Mutu Berkelanjutan
Direktur PEPI, Harmanto, menyatakan bahwa momentum asesmen di Auditorium PEPI ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan evaluasi mendalam untuk memastikan layanan akademik tetap relevan dengan kebutuhan pertanian modern.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis bagi kita semua dalam mempersiapkan akreditasi program studi di masa depan. Kami mendorong seluruh komponen di PEPI untuk memperkuat sinergi guna memastikan standar pendidikan berjalan optimal,” ujar Harmanto.
Melalui proses ini, PEPI berkomitmen melakukan perbaikan berkelanjutan. Sinergi antara pimpinan, dosen, mahasiswa, dan pemangku kepentingan diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Akreditasi Unggul bagi Prodi TMP dan TAP, guna mendukung transformasi pertanian Indonesia menuju era modernisasi. (I-1)
