
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi secara resmi menyerahkan 190 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto kepada para pengemudi becak setempat. Penyerahan ini bertujuan untuk meringankan beban kerja fisik para pengemudi, terutama mereka yang sudah memasuki usia lanjut, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.
Prosesi penyerahan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama Sekretaris Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Grawiraharto Wicaksono, di Gedung Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pada Senin (5/10).
Dukungan untuk Pengemudi Lansia
Sekretaris Yayasan GSN, Grawiraharto Wicaksono, menjelaskan bahwa program becak listrik ini merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang merasa prihatin melihat kondisi pengemudi becak berusia lanjut. Banyak di antara mereka yang masih harus mengandalkan tenaga fisik di usia sekitar 70 tahun.
Becak listrik ini merupakan hasil pengembangan kolaboratif antara BUMN pertahanan, yakni PT LEN Industri dan PT Pindad. Hingga saat ini, sebanyak 12.220 unit telah didistribusikan di berbagai wilayah di Pulau Jawa.
| Jenis Bantuan | Jumlah | Penerima Manfaat |
|---|---|---|
| Becak Listrik | 190 Unit | Pengemudi Becak (Prioritas Lansia) |
| Tablet Pintar | 210 Unit | 18 Sekolah Dasar (10-12 unit per sekolah) |
Larangan Jual Beli dan Gadai
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memberikan peringatan keras kepada para penerima agar bantuan tersebut dirawat dengan baik dan tidak disalahgunakan. Ia menegaskan bahwa becak listrik ini adalah modal kerja untuk jangka panjang.
“Saya mohon kepada para pengemudi becak agar bantuan dari Pak Presiden ini dirawat, jangan pernah digadaikan dan jangan pernah dijual. Ini diberikan untuk membantu bapak-bapak bekerja lebih nyaman dan meningkatkan perekonomian keluarga,” tegas Asep.
Selain bantuan transportasi, pemerintah juga menyalurkan 210 tablet pintar untuk 18 sekolah dasar di Bekasi guna mendukung literasi digital dan kemampuan dasar siswa (calistung). Grawiraharto berharap Pemkab Bekasi dapat mendukung keberlanjutan program ini dengan menyediakan titik pengisian daya (charging station) baterai secara gratis di lokasi-lokasi strategis agar operasional becak listrik tetap optimal. (AK/I-1)
