Mediator Qatar Kembali Bergerak, Iran Tunggu Respons AS soal Selat Hormuz
Perempuan Iran bermain air di Selat Hormuz, Bandar Abbas, pada Agustus 2026(Atta KENARE / AFP)

MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan mediator Qatar akan menyampaikan kepada Amerika Serikat (AS) sejumlah ide baru yang telah dibahas bersama Teheran terkait upaya memenuhi syarat Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Araghchi menyampaikan hal tersebut pada Senin malam saat berbicara kepada wartawan Iran di New York. Ia mengatakan tanggapan akhir dari Washington terhadap proposal tersebut kemungkinan akan diterima Teheran pada Selasa.

Menurut Araghchi, dirinya kembali bertemu dengan mediator Qatar untuk membahas berbagai kemungkinan yang dapat memfasilitasi penerapan syarat-syarat yang diajukan Iran.

“Mereka memiliki ide, dan kami membahas bagaimana cara dapat ditemukan untuk memenuhi syarat-syarat Iran dan bagaimana syarat-syarat tersebut dapat dipenuhi,” kata Araghchi, dilansir kantor berita resmi Iran, IRNA, Selasa (29/9).

Ia menjelaskan, gagasan-gagasan yang telah dibahas tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada pihak Amerika Serikat. Setelah itu, Washington diharapkan memberikan tanggapan akhir kepada Teheran.

“Saya berharap ini akan terjadi besok,” tambahnya.

Araghchi mengatakan dirinya akan meninggalkan New York menuju Teheran dalam beberapa jam setelah pernyataan tersebut disampaikan.

Ia menambahkan bahwa mediator Qatar akan menyampaikan respons dari Amerika Serikat kepada pihak Iran setelah tanggapan tersebut tersedia.

Menurut Araghchi, saluran komunikasi melalui mediator Qatar dan Pakistan masih tetap terbuka. Namun, proses pertukaran pesan tersebut menjadi lebih serius setelah Iran menyampaikan proposal terbarunya terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.

Araghchi juga mengatakan Teheran memanfaatkan serangkaian pertemuan di New York untuk menyampaikan kepada Washington dan komunitas internasional mengenai syarat-syarat yang dinilai Iran harus dipenuhi sebelum Selat Hormuz dapat dibuka kembali.

Langkah tersebut dilakukan di tengah upaya diplomatik untuk mencari mekanisme yang dapat memenuhi tuntutan Iran sekaligus membuka jalan bagi kembali beroperasinya jalur pelayaran strategis tersebut. (H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *