
BINGUNG memilih sayuran yang cocok untuk menu sehari-hari? Anda tidak perlu repot mencari bahan makanan yang mahal atau sulit ditemukan. Sejumlah jenis sayuran yang kerap tersedia di dapur rumah ternyata menyimpan kandungan vitamin, mineral, serat, hingga senyawa tumbuhan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
Cara mengolahnya pun perlu diperhatikan agar sayuran tetap menjadi bagian dari pola makan bergizi.
Dilansir dari Harvard Health Publishing, sayuran termasuk kelompok makanan yang rendah kalori tetapi padat nutrisi. Sayuran menyediakan serat serta berbagai fitokimia, termasuk beta-karoten, lutein, dan likopen.
Para ahli juga menekankan pentingnya mengonsumsi sayuran dengan warna dan jenis yang beragam untuk memperoleh kombinasi nutrisi yang lebih luas.
Berikut tujuh sayuran yang dapat menjadi pilihan untuk melengkapi menu sehari-hari.
1. Kale
Kale merupakan sayuran berdaun hijau yang kaya nutrisi dengan kandungan kalori rendah. Sayuran ini dapat dikonsumsi sebagai salad maupun dimasak sebagai pelengkap makanan.
2. Brokoli
Brokoli termasuk kelompok sayuran cruciferous yang mengandung serat dan berbagai vitamin. Sayuran ini dapat dikukus atau ditumis sebentar sehingga teksturnya tetap terjaga.
3. Kubis Brussel
Dikutip dari Cleveland Clinic, kubis Brussel mengandung vitamin K, vitamin C, folat, vitamin A, serta serat. Setengah cangkir kubis Brussel matang mengandung sekitar 2 gram serat. Sayuran ini dapat dipanggang, direbus, maupun ditumis.
Berdasarkan informasi dari Cleveland Clinic, memanggang kubis Brussel dapat menghasilkan tekstur yang lebih renyah. Caranya cukup dengan membelah sayuran, menambahkan sedikit minyak zaitun, kemudian memanggangnya hingga bagian luarnya kecokelatan.
4. Kembang kol
Kembang kol merupakan sayuran rendah kalori yang dapat dikukus atau dipanggang. Sayuran ini juga kerap digunakan sebagai alternatif nasi dalam sejumlah menu.
5. Swiss chard
Sayuran berdaun hijau ini memiliki kandungan kalori rendah dan dapat diolah dengan cara ditumis maupun dikukus.
6. Kubis
Kubis hijau maupun merah mengandung serat dan dapat dikonsumsi mentah sebagai salad atau dimasak sebagai pelengkap makanan.
7. Pakcoy
Pakcoy dapat menjadi pilihan sayuran dalam menu harian. Harvard Health memasukkan baby bok choy yang dikukus sebagai salah satu contoh makanan padat nutrisi.
Para ahli menekankan tidak ada satu jenis sayuran yang harus dikonsumsi secara eksklusif. Variasi menjadi bagian penting dalam pola makan karena setiap sayuran menawarkan kombinasi nutrisi yang berbeda. Karena itu, mengombinasikan berbagai jenis dan warna sayuran dapat membantu memperkaya asupan nutrisi sehari-hari.
(Harvard Health Publishing/Cleveland Clinic/P-4)
