Nelayan Jambi yang Hilang Ditemukan Selamat di Perairan Indragiri Hilir
Nelayan yang hilang, Rolah, berhasil ditemukan selamat di perairan umum pantai timur di wilayah Indragiri Hilir Riau, Minggu siang (27/9).(Dok Polres Tanjungjabung Barat Polda Jambi)

KERJA keras Tim SAR gabungan yang dibantu oleh warga membuahkan hasil menggembirakan. Rolah, 23, nelayan asal Jambi yang dilaporkan hilang saat melaut sejak Jumat akhir pekan lalu di perairan pantai timur Jambi, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Nelayan muda yang berdomisili di Parit 5, Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir tersebut ditemukan terombang-ambing di atas pompong (kapal kayu bermesin kecil) miliknya. Lokasi penemuan berada di perairan umum dekat pantai Kuala Sungai Hujan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Kapolres Tanjungjabung Barat, Ajun Komisaris Ramadhanil, mengonfirmasi keberhasilan evakuasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada Minggu (27/9) siang, Rolah langsung dievakuasi dari lokasi penemuan dan kini telah kembali ke kediamannya.

“Saat ini (Rolah) sudah kembali berkumpul dengan keluarganya di Parit 5, Kelurahan Kampung Nelayan, Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjungjabung Barat,” ujar Ramadhanil.

Kronologi Kejadian: Mati Mesin di Tengah Laut

Berdasarkan keterangan dari pamannya, Gontor, peristiwa bermula pada Jumat dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, Rolah sempat memberikan kabar melalui sambungan telepon bahwa kapal pompong yang digunakannya mengalami mati mesin di tengah laut.

Namun, setelah komunikasi singkat tersebut, Rolah tidak lagi bisa dihubungi. Pihak keluarga yang cemas kemudian melaporkan kejadian ini dan meminta bantuan pencarian kepada pihak berwenang di Kuala Tungkal.

Pencarian intensif dilakukan selama dua hari. Pada hari kedua, Minggu siang, berkat informasi dari nelayan lain, keberadaan Rolah berhasil terdeteksi. Ia ditemukan dalam kondisi lemas di atas kapalnya yang terombang-ambing mengikuti arus hingga masuk ke wilayah perairan Riau.

Kepulangan yang Penuh Haru

Kembalinya Rolah disambut dengan isak tangis dan rasa syukur yang mendalam oleh keluarga besar. Sebagai bentuk luapan rasa syukur atas keselamatan pemuda tersebut, pihak keluarga melakukan tradisi menaburkan beras ke tubuh Rolah sesampainya ia di rumah.

Keberhasilan penyelamatan ini menjadi pengingat pentingnya koordinasi antara nelayan setempat dan tim penyelamat dalam menangani kecelakaan laut di wilayah perairan pantai timur Sumatra. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *