Drone dan Rudal Rusia Hujani Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.(AFP)

PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia meluncurkan lebih dari 2.200 drone, sekitar 1.650 bom udara, serta 38 rudal dari berbagai jenis ke wilayah Ukraina sepanjang pekan ini.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui Telegram pada Minggu (27/9) Zelensky mengatakan serangan drone Rusia pada Sabtu (26/9) malam juga menyebabkan korban jiwa di sejumlah wilayah. Tiga orang dilaporkan tewas di wilayah Zaporizhzhia, sementara satu orang lainnya meninggal dunia di Kyiv.

“Sayangnya, ada korban jiwa akibat serangan Rusia malam ini,” katanya.

Zelensky juga mengungkapkan bahwa sebuah pusat data di Kyiv menjadi sasaran serangan sebanyak dua kali pada Minggu pagi. Dalam serangan pertama, tiga orang terluka, termasuk dua anak-anak. Di tengah meningkatnya serangan, Zelensky mengatakan pemerintah Ukraina terus memperkuat kerja sama dengan sejumlah mitra internasional.

Menurutnya, Kyiv berkoordinasi dengan negara-negara Eropa, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Australia, serta mitra lainnya untuk memperkuat kemampuan pertahanan Ukraina sekaligus melanjutkan upaya diplomatik.

Rusia Klaim Serang Infrastruktur Ukraina

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya telah menyerang sejumlah fasilitas di Ukraina yang disebut berkaitan dengan kebutuhan logistik dan militer.

Menurut kementerian tersebut, sasaran serangan mencakup infrastruktur logistik, pelabuhan dan transportasi, fasilitas komunikasi, serta kapal yang digunakan untuk kepentingan angkatan bersenjata Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia menyebut pusat data Vodafone di Kyiv, pusat logistik di wilayah Kyiv, dua gudang drone di Mykolaiv, serta sebuah pusat logistik di wilayah Odesa termasuk dalam fasilitas yang menjadi sasaran.

Moskow juga mengeklaim pasukannya menyerang markas besar pangkalan angkatan laut Ukraina, fasilitas penjaga perbatasan, tempat penyimpanan perlengkapan militer, serta infrastruktur pelabuhan di Kiliia, wilayah Odesa.

Selain itu, Rusia menyatakan sebuah kapal kargo kering yang membawa perlengkapan militer dan barang-barang dwiguna menuju pelabuhan Odesa turut menjadi sasaran serangan. Secara terpisah, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan Kelompok Pasukan Utara Rusia telah menguasai permukiman Khrypuny di wilayah Kharkiv, Ukraina. (Anadolu/Fer/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *