Rahmat Erwin Ungkap Rasa Deg-degan sebelum Raih Emas Asian Games
Rahmat Erwin Abdullah merayakan kemenangan.(NOC Indonesia)

Lifter andalan Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam setelah berhasil mempersembahkan medali emas pada ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Tidak hanya meraih podium tertinggi, Rahmat juga sukses memecahkan dua rekor dunia dalam perlombaan yang digelar di Fukigae Hall, Aichi-Nagoya, Jepang, pada Sabtu (26/9).

Tampil di kelas 75 kg, atlet asal Sumatera Selatan ini mencatatkan angkatan snatch seberat 160 kg. Dominasinya berlanjut pada sesi clean and jerk dengan keberhasilan mengangkat beban 206 kg. Hasil tersebut membuat Rahmat membukukan total angkatan 366 kg, yang sekaligus memecahkan rekor dunia untuk nomor clean and jerk dan total angkatan.

“Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali. Sebenarnya bukan tenang, tapi fokus. Saya juga deg-degan,” ujar Rahmat usai pertandingan.

Meskipun terlihat tenang di atas panggung, Rahmat mengakui adanya ketegangan yang luar biasa. Ia menjelaskan bahwa kunci keberhasilannya adalah menjaga konsentrasi penuh agar setiap angkatan dapat diselesaikan sesuai rencana, sembari mengabaikan hal-hal di luar pertandingan.

“Mau tidak mau harus fokus. Saya juga tidak bisa menjelaskan bagaimana caranya. Pokoknya dapat saja fokusnya. Tidak memikirkan yang lain-lain,” tambahnya.

Kemenangan ini menjadi medali emas kedua bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Selain menambah koleksi prestasi internasionalnya, pencapaian kali ini dirasa sangat spesial bagi Rahmat karena status barunya sebagai seorang ayah.

Ia memaknai medali emas ini sebagai buah dari konsistensi dan dedikasi untuk keluarga kecilnya. Kehadiran anak dan istri menjadi motivasi tambahan yang membedakan atmosfer kompetisi kali ini dengan ajang-ajang sebelumnya seperti SEA Games.

“Makna medali yang ini rasanya berbeda, karena sekarang ini event terbesar. Bedanya dengan yang dulu-dulu, sekarang sudah ada yang mendukung, ada si kecil. Jadi rasanya berbeda. Arti medali buat saya adalah bukti dari konsistensi. Ini adalah bentuk perjuangan seorang ayah untuk anak dan istri,” pungkas Rahmat.

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *