Tim Gabungan Padamkan Kebakaran 13 Hektare di Tahura Bukit Soeharto IKN
Tim gabungan saat melakukan pemadaman api yang telah mendekati jalan raya di Tahura Bukit Soeharto.(MI/Dok. Humas Polda Kaltim)

TIM gabungan lintas instansi tengah bekerja keras memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kalimantan Timur. Kebakaran yang terjadi sejak Kamis (24/9) tersebut diperkirakan telah menghanguskan lahan seluas kurang lebih 13 hektare.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Tedy Sopandi, menjelaskan bahwa titik api terpantau di sekitar Km 57 dan Km 58, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Wilayah ini merupakan bagian dari kawasan hutan lindung yang kini masuk dalam zona Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Personel Polsek Loa Janan segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan langkah penanganan. Kapolsubsektor Tahura Aiptu Edi Susanto bersama personel kepolisian langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur di lapangan,” ujar Tedy dalam keterangan resminya, Sabtu (26/9).

Kolaborasi Pemadaman dan Dukungan Logistik

Upaya pemadaman ini melibatkan sinergi dari berbagai pihak guna mencegah api merembet ke area hutan lindung yang lebih luas. Selain unsur kepolisian, tim di lapangan terdiri dari Otorita IKN, Relawan Siaga Batuah (RSB) Kukar, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA).

Tantangan utama yang dihadapi petugas adalah kondisi vegetasi dan semak belukar yang tebal, sehingga pemadaman harus dilakukan secara bertahap. Proses dimulai dari pelokalisiran titik api, pemadaman kobaran, hingga tahap pendinginan (cooling down) untuk memastikan api benar-benar padam di bawah permukaan tanah.

Untuk mendukung operasional, sejumlah pihak swasta turut berkontribusi dalam penyediaan logistik air. Berikut adalah rincian data terkait penanganan kebakaran di Tahura Bukit Soeharto:









Aspek Informasi Detail Data
Lokasi Kejadian Km 57 & Km 58, Tahura Bukit Soeharto, Loa Janan, Kukar (Wilayah IKN)
Luas Terdampak ± 13 Hektare
Waktu Kejadian Mulai Kamis, 24 September
Unsur Terlibat Polsek Loa Janan, Otorita IKN, RSB Kukar, MPA, dan Masyarakat
Dukungan Swasta PT Lembuswana & PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) (Suplai Air)

Kondisi Terkini: Pemantauan Bara Api

Hingga Sabtu (26/9), petugas masih melakukan penyisiran di area terdampak. Langkah ini krusial dilakukan karena bara api yang tersembunyi di balik vegetasi kering berpotensi menyala kembali sewaktu-waktu akibat tiupan angin.

“Berdasarkan pemantauan terakhir, proses penanganan masih berlangsung. Beberapa titik api dan bara masih ditemukan, sehingga personel gabungan tetap melaksanakan pemadaman serta pendinginan secara berkelanjutan,” tambah Tedy.

Polda Kaltim menegaskan bahwa situasi di sekitar kawasan saat ini masih dalam keadaan aman dan terkendali. Penanganan terpadu terus dioptimalkan sebagai langkah antisipasi agar paru-paru hijau di kawasan IKN tersebut tidak mengalami kerusakan yang lebih parah. (Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *