
KEBIASAAN menikmati secangkir kopi di pagi hari ternyata menyimpan manfaat spesifik bagi kesehatan pencernaan. Dokter spesialis gastroenterologi dari University of California, Irvine (UCI) Health, Amerika Serikat, Kiran Sachdev M.D., mengungkapkan bahwa waktu paling efektif meminum kopi untuk merangsang buang air besar adalah pada pagi hari saat atau sesaat setelah sarapan.
Dikutip dari laporan EatingWell, Sachdev menjelaskan bahwa kopi bekerja secara selaras dengan ritme biologis tubuh melalui mekanisme fisiologis yang dikenal sebagai refleks gastrokolik.
Refleks gastrokolik merupakan gelombang kontraksi alami pada otot saluran pencernaan yang bertugas mendorong sisa makanan atau feses menuju rektum. Respons fisiologis ini berada pada tingkat intensitas paling kuat di pagi hari ketika usus besar mulai aktif kembali setelah beristirahat penuh sepanjang malam.
Refleks tersebut pada dasarnya bertindak sebagai sinyal internal tubuh untuk memberi tahu bahwa saatnya membuang kotoran. Kandungan kafein serta berbagai senyawa asam alami di dalam kopi terbukti mampu merangsang motilitas lambung dan memicu pelepasan hormon pencernaan, yang secara cepat melipatgandakan efek dorongan alami tersebut.
Kendati demikian, Sachdev menegaskan pentingnya memperhatikan cara konsumsi yang tepat agar tidak menimbulkan efek samping bagi lambung. Ia secara khusus mewanti-wanti masyarakat agar menghindari kebiasaan meminum kopi saat perut dalam keadaan kosong.
Menurut dia, kopi paling baik dinikmati secara berbarengan dengan menu makanan atau segera setelah sarapan.
“Dengan mengombinasikan kopi bersama menu sarapan, terutama yang mengandung serat dan cairan yang cukup, saluran cerna akan terstimulasi secara lebih nyaman tanpa risiko iritasi dinding lambung,” ujar Sachdev.
Di sisi lain, para ahli kesehatan turut mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan kopi sebagai satu-satunya tumpuan atau solusi tunggal untuk mengatasi masalah sembelit.
Kelancaran sistem pencernaan sangat bergantung pada penerapan pola hidup sehat secara menyeluruh. Hal ini meliputi pemenuhan hidrasi air putih yang memadai setiap hari, konsumsi ragam sayur dan buah berserat tinggi, serta menjaga rutinitas melakukan aktivitas fisik atau olahraga ringan.
Kombinasi antara gaya hidup aktif, asupan gizi seimbang, serta waktu konsumsi kopi yang tepat di pagi hari dinilai menjadi cara paling aman dan efektif dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan secara jangka panjang. (Ant/P-4)
