Arsenal Dipermalukan Brighton 3-0, Arteta Ungkap Penyebab Kekalahan The Gunners
Selebrasi Chema Andres (tengah) setelah mencetak gol ketiga Brighton lawan Arsenal dalam lanjutan kelima Liga Inggris 2026/27 di Amex Stadium pada Sabtu (19/9/2026).(Brightonandhovealbion.com)

ARSENAL menelan kekalahan pertama mereka musim ini setelah dipermalukan Brighton and Hove Albion 3-0 di Stadion Amex, Sabtu (19/9). Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyebut hasil tersebut sebagai pelajaran besar bagi timnya.

Brighton tampil dominan sejak awal pertandingan. Pascal Gross dan Charalampos Kostoulas mencetak gol melalui tembakan jarak jauh sebelum babak pertama berakhir.

Arsenal kembali kebobolan pada awal babak kedua setelah Chema Andres mencetak gol lewat sundulan dari situasi sepak pojok. Kekalahan 3-0 tersebut menjadi kekalahan Arsenal dengan selisih lebih dari dua gol untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun.

Arteta mengakui Brighton tampil lebih baik dalam pertandingan tersebut.

“Sangat kecewa. Pertama-tama, saya pikir kami harus memberi selamat kepada Brighton atas kemenangan mereka. Saya pikir mereka memang pantas mendapatkannya,” kata Arteta dikutip dari AFP.

“Mereka adalah tim yang lebih baik. Dari sisi kami, ada beberapa hal mendasar yang harus dilakukan dalam sepak bola, terutama di Liga Primer, tetapi kami sangat jauh dari itu,” lanjutnya.

Kekalahan tersebut menjadi hasil berbeda bagi Arsenal setelah mereka mengawali musim dengan catatan sempurna. Sebelum menghadapi Brighton, The Gunners memenangi tujuh pertandingan di semua kompetisi.

Arsenal juga datang dengan status juara bertahan Liga Primer setelah mengakhiri penantian 22 tahun untuk kembali menjadi juara Inggris pada musim lalu.

Arteta mengatakan kekalahan dari Brighton menjadi pengingat bagi timnya mengenai tantangan yang akan dihadapi sepanjang musim, terutama sebelum jeda internasional selama tiga pekan.

“Ini adalah pelajaran besar bagi kami,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.

Arteta tetap menilai pencapaian Arsenal dalam enam hingga tujuh pekan terakhir patut diapresiasi. Menurutnya, tim telah melalui periode tersebut dengan 18 pemain yang kembali dari Piala Dunia dan mampu menjalani banyak pertandingan dengan hasil positif.

“Apa yang telah dilakukan tim dan para pemain tidak akan hilang. Cara kami bersaing dan jumlah pertandingan yang kami menangi sangat luar biasa,” kata Arteta.

“Namun, ini adalah pelajaran besar bagi kami semua untuk memahami apa yang diperlukan untuk menang di level ini,” pungkasnya.

(AFP/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *