
IKATAN Alumni Trisakti (IKA Trisakti) menginisiasi gerakan kemanusiaan nasional melalui berbagai aksi sosial untuk mendorong pemulihan masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Ketua IKA Trisakti Maman Abdurrahman mengatakan Trisakti Peduli merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial alumni Trisakti terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers pada Sabtu (19/9).
Menurut Maman, gerakan tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan darurat, tetapi juga mendorong pemulihan masyarakat agar dapat kembali mandiri setelah bencana.
“Trisakti Peduli hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan kembali martabat dan kemandirian dalam menata masa depan,” katanya dalam keterangan resmi.
Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) itu mengatakan jejaring alumni Trisakti yang tersebar di berbagai daerah menjadi potensi yang dapat dikonsolidasikan untuk mendukung proses pemulihan. Kontribusi alumni tidak hanya berupa dana, tetapi juga pengetahuan, keahlian, jejaring, tenaga, dan bentuk dukungan lainnya.
Sebagai bagian dari gerakan tersebut, IKA Trisakti juga menyelenggarakan Trisakti Run For Charity. Kegiatan olahraga sekaligus penggalangan dana itu terbuka bagi alumni Trisakti, komunitas pelari, korporasi, dan masyarakat umum. Melalui kegiatan tersebut, IKA Trisakti ingin menjadikan olahraga sebagai sarana untuk menggalang solidaritas dan kepedulian sosial.
Dana yang dihimpun melalui pendaftaran dan donasi akan dialokasikan untuk mendukung kebutuhan pemulihan masyarakat terdampak bencana. Maman mengatakan Trisakti Peduli dirancang sebagai gerakan yang tidak hanya bersifat reaktif terhadap bencana, tetapi juga mendukung proses pemulihan dalam jangka lebih panjang.
“Melalui Trisakti Peduli, kami merancang intervensi pascabencana yang terukur untuk menutup celah antara pemenuhan kebutuhan darurat dan rekonstruksi jangka panjang,” pungkasnya.
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Media Grup, Muhammad Mirdal Akib, yang ditunjuk sebagai Person in Charge (PIC) IKA Trisakti Peduli sekaligus Ketua Panitia Trisakti Run For Charity mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas partisipasi publik dalam aksi kemanusiaan.
“Seluruh dana yang terhimpun melalui pendaftaran dan donasi akan dialokasikan untuk kebutuhan pemulihan,” tuturnya.
Menurut Mirdal, gerakan tersebut memiliki cakupan nasional dengan menjangkau masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia. Penyaluran dana hasil penggalangan akan dilakukan secara proporsional berdasarkan kebutuhan di masing-masing daerah. Sejumlah wilayah menjadi prioritas awal pemulihan, antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk pemulihan infrastruktur dasar, penyediaan air bersih, dan pemulihan sosial pascagempa.
Kemudian Aceh dan Sumatra Utara untuk penanganan dampak banjir bandang dan tanah longsor yang mengganggu akses ekonomi. Di Kalimantan, perhatian diarahkan pada penanganan dampak kesehatan dan pemulihan lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, di Jawa Barat, program diarahkan pada pendampingan relokasi dan pemulihan permukiman warga terdampak gempa. Di Jawa Timur, bantuan difokuskan pada pemulihan ekonomi lokal dan sarana publik bagi masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat erupsi Gunung Semeru. (E-4)
