
PERUBAHAN gaya hidup dan perkembangan media sosial turut mendorong perubahan perilaku konsumen dalam menata rambut. Jika sebelumnya penggunaan alat styling lebih identik dengan kebutuhan meluruskan rambut, kini perempuan semakin banyak mengeksplorasi berbagai gaya, mulai dari curl, waves, hingga blowout.
Di tengah semakin berkembangnya tren penataan rambut secara mandiri, kebutuhan terhadap alat hair styling yang praktis, berkualitas, dan terjangkau ikut meningkat. Melihat peluang tersebut, Seratin hadir sebagai brand lokal yang berupaya memberikan solusi penataan rambut bagi perempuan Indonesia, tanpa harus mengorbankan kualitas maupun kenyamanan penggunaan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Seratin mengembangkan rangkaian produk yang dapat menunjang berbagai kebutuhan styling. Bagi Seratin, inovasi bukan sekadar menambahkan fitur pada produk, tetapi harus memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan pengguna.
Di sisi keamanan, seluruh produk Seratin tersertifikasi K3L. Sertifikasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Seratin untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen ketika menggunakan produk hair styling.
Seratin berawal dari kebutuhan alat hair styling berkualitas yang tetap dapat dijangkau oleh konsumen Indonesia. “Dari kebutuhan tersebut, kami membangun visi untuk menjadi salah satu brand lokal yang dipercaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hair styling sehari-hari,” ujar perwakilan Seratin.
Nama Seratin terinspirasi dari kata keratin, yaitu salah satu jenis protein yang terdapat pada rambut. Pemilihan nama tersebut tidak sekadar bertujuan agar mudah diingat, tetapi juga merepresentasikan identitas Seratin sebagai brand yang berupaya menghadirkan produk dengan perhatian terhadap keamanan dan kondisi rambut pengguna. (I-2)
