Menjelang peluncuran game yang paling diantisipasi di dunia, Rockstar Games membuat kejutan besar di luar industri gaming. Berkolaborasi dengan label musik raksasa Atlantic Records, Rockstar secara resmi mengumumkan Grand Theft Auto 6: The Album, sebuah album komersial penuh yang berisi 34 lagu (soundtrack).
Album ini dijadwalkan akan dirilis bersamaan dengan peluncuran resmi game-nya pada 19 November.
Baca juga: Harga CPU, GPU, & Chipset AMD Bakal Naik Hingga 10%!
Saat ini, enam lagu perdana sudah mulai diputar secara streaming di platform Spotify dan Apple Music. Sederet nama musisi lintas genre dipastikan mengisi album ini, mulai dari Travis Scott, Yung Lean, Morgan Wallen, Rauw Alejandro, hingga legenda rock Keith Richards, sementara sisa daftar musisi lainnya masih dirahasiakan oleh Rockstar.
Tidak hanya hadir secara digital, Rockstar juga merilis album ini dalam format fisik kolektor yang terbagi ke dalam tiga tingkatan (tier) harga:
- Edisi CD Standar: Dibanderol dengan harga $19,98 (sekitar Rp300 ribuan).
- Edisi Vinyl Standar: Mengusung piringan hitam ganda dengan corak cipratan warna magenta dan biru (magenta and blue splatter discs) seharga $49,98 (sekitar Rp780 ribuan).
- Edisi Vinyl Limited Collector (Liquid-Filled): Varian tertinggi yang menggunakan piringan berisi cairan (liquid-filled discs) transparan dengan desain seni eksklusif, dibanderol seharga $124,98 (sekitar Rp1,9 jutaan).
Menariknya, harga varian vinyl liquid-filled ini bahkan lebih mahal daripada edisi game termahalnya sendiri (GTA 6 Ultimate Edition yang dibanderol $100). Varian vinyl ini juga akan dijual dalam beberapa versi warna khusus melalui ritel fisik ternama seperti Best Buy, Amazon, Target, dan Urban Outfitters.
Strategi Baru Bisnis Hiburan Rockstar
Sistem pre-order untuk album ini sudah resmi dibuka, dengan pengiriman fisik akan dimulai pada 20 November—sehari setelah game utamanya meluncur ke pasaran.
Meskipun Rockstar selalu dikenal cermat dalam mengurasi stasiun radio dan musik di game-game sebelumnya, merilis album komersial berskala penuh mendampingi judul mainline GTA merupakkan langkah bisnis yang benar-benar baru.
Banderol harga tinggi pada varian piringan hitam kolektor tersebut mempertegas bahwa Rockstar tidak lagi memandang soundtrack sekadar sebagai materi promosi gratisan, melainkan sebuah barang koleksi bernilai tinggi bagi para penggemar fanatiknya.

