
VILLARREAL akhirnya memutus tren negatif mereka di ajang La Liga musim ini. Bertandang ke markas Malaga, Jumat (18/9) dini hari WIB, tim berjuluk Kapal Selam Kuning tersebut sukses membawa pulang tiga poin setelah meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1.
Kemenangan ini menjadi momen krusial bagi skuat asuhan Inigo Perez. Pasalnya, sebelum laga ini, Villarreal terpuruk dengan tiga kekalahan beruntun di liga domestik saat menghadapi Alaves (1-0), Deportivo La Coruna (3-2), dan Real Betis (2-1). Hasil positif ini juga menjadi pelipur lara setelah mereka takluk 3-2 dari Borussia Dortmund di ajang Liga Champions.
Jalannya Pertandingan
Malaga sebenarnya memulai laga dengan sangat baik. Tim tuan rumah unggul lebih dulu pada menit ke-12 melalui aksi Carlos Dotor. Memanfaatkan umpan matang dari Juan Cruz, Dotor berhasil menaklukkan kiper Villarreal, Peter Gulacsi, dan membawa Malaga memimpin 1-0.
Namun, Villarreal perlahan mulai bangkit dan mendominasi penguasaan bola. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-40. Alberto Moleiro mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari Ilias Akhomach untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Menjelang turun minum, tepatnya di masa injury time babak pertama (45+2′), Villarreal berbalik unggul. Pape Gueye, yang masuk menggantikan Santi Comesana di menit ke-37, langsung memberikan dampak instan dengan mencetak gol kedua usai menerima operan dari Ayoze Perez.
Drama VAR dan Penalti
Di babak kedua, Villarreal terus menekan. Mereka sempat mencetak gol ketiga melalui Carlos Romero pada menit ke-82, namun wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) menunjukkan adanya posisi offside.
Keputusan VAR kembali menjadi sorotan pada menit ke-86. Wasit menunjuk titik putih setelah Carlos Macia dilanggar oleh kiper Malaga, Alfonso Herrero, di kotak terlarang. Pape Gueye yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, sekaligus mengunci kemenangan Villarreal menjadi 3-1.
Situasi Klasemen
Tambahan tiga poin ini membawa Villarreal naik ke peringkat 14 klasemen sementara La Liga dengan raihan 5 poin dari 6 pertandingan. Sebaliknya, kekalahan ini semakin membenamkan Malaga di zona merah.
Tim asuhan Juan Funes kini tertahan di peringkat 19 dengan koleksi 3 poin. Malaga tercatat belum sekalipun meraih kemenangan musim ini dengan rincian 3 kali imbang dan 3 kali kalah, terpaut satu poin dari zona aman klasemen.
Malaga: Alfonso Herrero; Carlos Puga (Ramon Enriquez 75′), Angel Recio, Einar Gallilea, Jose Salinas (Rafita 46′); Izan Merino (Adrian Nino 62′), Juan Cruz (Dani Lorenzo 46′), David Larrubia, Carlos Dotor (Joaquin Munoz 61′); Pablo Martinez, Carlos Ruiz Rubio.
Villarreal: Peter Gulacsi; Alex Freeman, Pau Navarro, Renato Veiga, Sergi Cardona; Ilias Akhomach (Carlos Romero 63′), Nathan-Dylan Saliba (Carlos Macia 80′), Santi Comesana (Pape Gueye 37′), Tajon Buchanan; Alberto Moleiro (Santiago Mourino 80′), Ayoze Perez (Georges Mikautadze 63′).
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
